5 Kebiasaan yang Sering Dilakukan Pemimpin Sukses, Bukan Cuma Pintar Kasih Perintah!

Tyas Arini | Beautynesia
Rabu, 21 Oct 2026 12:00 WIB
5. Konsisten, fokus, dan terus mengembangkan diri
Ilustrasi diskusi / Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk

Beauties pernah nggak perhatikan, kok bisa ada orang yang selalu dipercaya untuk memimpin dan mampu membawa timnya menuju kesuksesan?

Ternyata, menjadi pemimpin yang hebat buka cuma soal pintar mengambil keputusan atau jago memberi arahan. Ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten yang membuat seseorang menjadi sosok pemimpin yang lebih baik.

Menariknya, kebiasaan ini nggak selalu berkaitan dengan pencapaian besar. Lalu apa saja kebiasaan yang kerap dikaitkan dengan keberhasilan seorang pemimpin? Yuk, simak pembahasannya di bawah ini, Beauties!

1. Menjadi pendengar yang baik

Ilustrasi mendengar / Foto: Pexels.com/Mikhail Nilov

Salah satu faktor penting pemimpin sukses adalah ia mau menjadi pendengar yang baik. Seorang pemimpin tidaklah harus menjadi orang yang paling banyak berbicara dalam diskusi, melainkan ia tahu kapan harus menyampaikan pendapat dan kapan mendengarkan pendapat orang lain. 

Mengutip YourTango, mendengarkan dengan sungguh-sungguh dapat menunjukkan bahwa pemimpin menghargai pendapat orang lain, sekaligus membuka kesempatan untuk memahami masalah dari sudut pandang yang berbeda.

Kebiasaan ini juga membantu pemimpin mengetahui kendala yang dihadapi anggota tim sebelum masalah tersebut berkembang menjadi lebih besar. Ketika karyawan merasa pendapatnya didengarkan, mereka pun memiliki ruang untuk menyampaikan ide, kritik, maupun masukan secara lebih terbuka.

2. Memanusiakan karyawan

Ilustrasi diskusi / Foto: Pexels.com/Yan Krukau

Kebanyakan pemimpin terlalu ambisius mengejar hasil sehingga lupa bahwa karyawannya manusia yang bisa merasakan kelelahan dan burnout. Target dan keuntungan memang penting, namun hal tersebut bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Orang-orang yang berusaha dibaliknya pun patut diberikan perhatian.

Pendekatan ini juga sejalan dengan pembahasan Center for Creative Leadership (CCL) dalam artikel How to Succeed as a Leader. CCL menjelaskan bahwa pemimpin perlu membangun komitmen dengan menghargai pencapaian karyawan, memberikan pengakuan, serta memahami hal-hal yang dapat meningkatkan motivasi mereka.

Artinya, pemimpin sukses tidak hanya menuntut anggota tim bekerja lebih keras. Mereka juga berusaha menciptakan lingkungan kerja yang membuat setiap orang merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk berkembang.

3. Mampu mengelola emosi

Ilustrasi tetap tenang / Foto: Pexels.com/Mikhail Nilov

Kemampuan mengendalikan emosi menjadi salah satu bekal penting bagi seseorang yang ingin menjadi pemimpin efektif. Terlebih ketika menghadapi tekanan pekerjaan, konflik antarkaryawan, atau keputusan yang berisiko besar.

Laman Harvard Business Review menjelaskan bahwa kecerdasan emosional merupakan salah satu faktor penting yang membedakan pemimpin yang unggul dari mereka yang hanya mengandalkan kemampuan intelektual dan keterampilan teknis.

Kecerdasan emosional mencakup kesadaran diri, kemampuan mengelola emosi, motivasi, empati, dan keterampilan sosial. Dengan mengenali emosinya sendiri, pemimpin dapat belajar merespons situasi secara lebih bijak daripada bereaksi secara impulsif.

4. Berkomunikasi dengan jelas dan terbuka

Ilustrasi berkomunikasi / Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Kemampuan berkomunikasi juga menjadi kebiasaan penting yang perlu dimiliki pemimpin sukses. Karena ide dan strategi yang bagus akan sulit diwujudkan apabila tidak disampaikan dengan cara yang mudah dipahami oleh anggota tim.

Dalam artikel How Great Leaders Communicate yang diterbitkan Harvard Business Review, menjelaskan bahwa pemimpin yang efektif menggunakan komunikasi untuk memotivasi dan menginspirasi orang lain. Di lingkungan kerja, kebiasaan ini dapat diterapkan dengan menyampaikan ekspektasi secara jelas, menjelaskan alasan di balik sebuah keputusan, serta memastikan setiap anggota tim memahami tanggung jawabnya.

Komunikasi terbuka juga berarti memberikan ruang bagi anggota tim untuk bertanya atau menyampaikan pendapat tanpa merasa takut dihakimi. Dengan begitu, kesalahpahaman dapat diminimalkan dan pekerjaan lebih mudah berjalan sesuai rencana.

5. Konsisten, fokus, dan terus mengembangkan diri

Ilustrasi diskusi / Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk

Kebiasaan lain yang tak kalah penting adalah menjaga konsistensi dan terus belajar. Pemimpin sukses tidak hanya mengandalkan pencapaian masa lalu, tetapi juga berusaha meningkatkan kemampuan agar tetap mampu menghadapi tantangan baru.

Mengutip Harvard Business Review, perhatian atau fokus merupakan dasar dari sejumlah kemampuan penting dalam kepemimpinan, termasuk kecerdasan emosional, organisasi, dan strategi. Pemimpin perlu mampu mengarahkan perhatiannya sendiri sekaligus membantu organisasi tetap berfokus pada hal yang penting.

Sementara itu, Center for Creative Leadership menekankan bahwa pengembangan kepemimpinan berlangsung terus menerus. Pengalaman kerja, tantangan baru, dan kesempatan untuk menerapkan keterampilan yang berbeda dapat membantu seseorang memperluas kemampuannya.

Jadi, jika Beauties ingin menjadi pemimpin yang lebih baik, tidak perlu menunggu sampai memiliki jabatan tinggi untuk mulai menerapkannya. Beauties bisa memulainya dari 5 kebiasaan di atas, ya!

__

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE