Beauties, tahukah kamu? Saat ini dunia sedang diramaikan oleh isu banyaknya negara yang akan mengurangi ketergantungannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Wacana ini mulai menggema kembali terutama setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak sekutu dagangnya di aliansi BRICS untuk 'membuang' dollar. Dollar AS sendiri memang diketahui hingga saat ini merupakan mata uang yang dominan dipakai dalam perdagangan internasional. Ini membuat kebijakan ekonomi apapun yang dikeluarkan The Fed selalu berdampak bagi kondisi global.
Dengan wacana yang digaungkan Putin, beberapa mata uang lainnya di dunia pun menjadi berpotensi dapat menggantikan dollar, Beauties. Berikut daftarnya!
1. Yuan
Yuan merupakan mata uang China. Diketahui, Beijing merupakan eksportir terbesar di dunia dan sekaligus menjadi salah satu importir terbesar. Dengan kekuatan ekonomi yang cukup besar, negara berpenduduk lebih dari satu miliar jiwa itu berpotensi menempatkan mata uangnya dalam perdagangan global.
Baru-baru ini, China diketahui sedang aktif dalam diskusi pembelian minyak menggunakan yuan dengan Arab Saudi. Beijing memang merupakan pasar terbesar bagi minyak Riyadh.
Jika kerja sama ini disepakati, maka diperkirakan bisa menggerus permintaan dolar AS lebih dari US$ 10 miliar. Kontrak Saudi Aramco dengan perusahaan China terkait penjualan minyak diperkirakan mencapai US$ 10 miliar.
2. Euro
Mata uang yang satu ini digunakan oleh 20 negara-negara besar Eropa. Meski tak semua anggota Uni Eropa menggunakannya, pengguna euro merupakan negara-negara besar dengan kekuatan ekonomi besar dunia seperti Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, dan Belanda.
Dengan disokong oleh kekuatan ekonomi besar ini, euro menjadi mata uang yang cukup laku di pasaran, dengan 66,1% perdagangan di Benua Biru menggunakan mata uang ini. Berkat penggunaan euro, dollar AS sendiri mulai ditinggalkan oleh negara Eropa.
Berdasarkan data Atlantic Council yang mengutip data dari bank sentral AS (Federal Reserve/The) pada periode 1999-2019, penggunaan dolar AS memang sedikit di kawasan ini, di mana hanya 23,1% saja yang menggunakan Greenback.
Selain yuan dan euro, ada pula beberapa mata yang lainnya yang berpotensi menggantikan dollar. Simak selengkapnya di sini, ya!
---
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!