Cari Tahu Latar Belakang Perusahaan dan Pekerjaan
Mengetahui latar belakang perusahaan dan posisi yang kamu incar akan memberikanmu penilaian yang baik. Di satu sisi, kamu dapat menjawab pertanyaan spesifik seperti alasanmu mengajukan lamaran. Di sisi lain, kamu dapat mengajukan pertanyaan terkait bidang kerja perusahaan. Keduanya akan memberi kesan bahwa kamu benar-benar ingin bekerja di sana, enggak hanya mengajukan lamaran dengan asal-asalan.
Perbanyak Latihan
Kurangi rasa gugup dengan memperbanyak latihan wawancara. Ini adalah tips interview kerja pertama kali yang paling penting. Pasalnya, rasa gugup dapat muncul karena kamu belum pernah menghadapi wawancara sebelumnya, sehingga kamu tak mengantisipasi apa yang akan terjadi. Latihan wawancara dapat menjadi kesempatan untuk kamu membiasakan diri.
Beri Kesan yang Baik
Kesan yang baik akan muncul ketika kamu memiliki pembawaan yang baik. Tanpa disangka, pembawaan berperan penting dalam kesan yang kamu tampilkan. Perhatikan hal-hal berikut ini:
- Tata bahasa yang sopan.
- Bahasa tubuh yang percaya diri.
- Pakaian sopan dan rapi.
- Ketepatan waktu.
Beri Referensi
Apabila kamu memiliki mantan bos, saudara atau teman yang bekerja di perusahaan tempatmu melamar, beritahukan kepada interviewer. Mereka dapat kamu jadikan referensi supaya perusahaan dapat mengetahui etos dan kinerjamu yang sesungguhnya, berdasarkan pengalaman di dunia nyata.
Jangan Sungkan Untuk Follow-Up
Setelah proses wawancara selesai, bukan berarti kamu hanya perlu duduk manis. Kamu perlu mem-follow up hasil wawancara. Tak hanya membuat pewawancara mengingat nama dan wajahmu, kamu juga akan mengetahui beberapa informasi penting. Misalnya, kapan hasil wawancara akan keluar, atau apakah yang tidak lolos wawancara akan dikabari. Mungkin saja, pewawancara akan menawarkan kesempatan lain yang lebih sesuai denganmu.
Good luck!