5 Tradisi Musim Gugur di Jepang yang Menarik untuk Diketahui

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Kamis, 05 Nov 2026 14:00 WIB
3. Shichi-Go-San (Festival 7-5-3)
Tradisi musim gugur di Jepang. Shichi-Go-San (Festival 7-5-3)/Foto: pexels.com/G N

Bulan September hingga November merupakan musim gugur di Jepang. Musim gugur jadi salah satu waktu yang menarik untuk menikmati suasana Jepang yang sejuk dan indah karena warna-warna daun menjadi merah, kuning, dan oranye.

Musim gugur di Jepang juga memiliki berbagai tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim, alam, hingga hasil panen. Masyarakat Jepang telah melakukan tradisi musim gugur sejak berabad-abad lalu. Yuk, intip 5 tradisi musim gugur yang menarik untuk diketahui!

1. Momijigari

Tradisi musim gugur di Jepang. Momijigari/Foto: pexels.com/Szymon Shields

Momijigari merupakan tradisi paling populer yang biasa dilakukan oleh orang Jepang. Aktivitas ini berarti kegiatan “berburu” daun musim gugur, di mana masyarakat Jepang biasanya akan mengunjungi taman, gunung, kuil, atau tempat wisata alam untuk menikmati perubahan daun, terutama pohon maple atau momiji.

Beberapa spot populer untuk melakukan aktivitas Momijigari direkomendasikan oleh Japan Travel seperti Nikko di Tochigi, lembah Kamikochi di Nagano, Kuil Eikando di Kyoto, Taman Minoo di Osaka, Gunung Daisen di Tottori, dan Danau Kinrin di Yufuin Oita.

2. Tsukimi

Tradisi musim gugur di Jepang. Tsukimi/Foto: pexels.com/Soly Moses

Tsukimi atau “melihat bulan” merupakan perayaan panen pertengahan musim gugur yang biasanya diadakan pada malam bulan purnama. Masyarakat Jepang akan berkumpul bersama keluarga atau orang terdekat sambil menikmati pemandangan bulan purnama. Kue beras manis (dango), ubi, labu dan makanan musiman lainnya menjadi hidangan yang bisa dinikmati.

3. Shichi-Go-San (Festival 7-5-3)

Tradisi musim gugur di Jepang. Shichi-Go-San (Festival 7-5-3)/Foto: pexels.com/G N

Shichi-Go-San merupakan salah satu tradisi penting bagi keluarga di Jepang. Perayaan ini biasanya dilakukan pada 15 November dan ditujukan untuk anak-anak berusia tiga, lima, dan tujuh tahun.

Anak-anak biasanya mengenakan pakaian tradisional seperti kimono dan hakama. Mereka mengunjungi kuil Shinto bersama orang tua dan mengabadikan momen tersebut. Tradisi ini menjadi bentuk rasa syukur atas pertumbuhan dan kesehatan anak sekaligus doa agar mereka bisa terus tumbuh dengan baik.

4. Festival Musim Gugur

Tradisi musim gugur di Jepang. Festival musim gugur/Foto: pexels.com/Iban Lopez Luna

Festival musim gugur atau aki matsuri menjadi festival tahunan yang dinantikan. Berbagai daerah di Jepang memiliki aki matsuri yang berbeda-beda. Ada yang menampilkan arak-arakan mikoshi, pertunjukan tradisional, hingga berbagai makanan khas daerah. Festival juga berkaitan dengan kuil lokal dan memiliki sejarah yang sudah berlangsung selama ratusan tahun.

Beberapa festival musim gugur yang terkenal seperti Festival Musim Gugur Takayama, Kishiwada Danjiri Matsuri, Jidai Matsuri, Festival Api Kurama, Festival Kawagoe, Pameran Tori-no-Ichi Asakusa, Karatsu Kunchi, Festival Besar Musim Gugur Nikko Toshogu. Festival-festival tersebut biasanya diselenggarakan pada bulan Oktober-November.

5. Hidangan Musim Gugur

Tradisi musim gugur di Jepang. Hidangan musim gugur/Foto: pexels.com/Christian Prabowo

Menurut Japan Travel, musim gugur di Jepang menjadi salah satu waktu terbaik untuk menikmati budaya kuliner musiman. Udara musim gugur yang sejuk dan musim panen dimulai menjadikan pasar dan restoran dipenuhi dengan hidangan lezat yang juga menghangatkan tubuh. 

Beberapa hidangan khas musim gugur yang banyak ditemukan di Jepang, yaitu nabe (sup panas), sanma (ikan saury pasifik panggang), yakiimo (ubi jalar panggang), kuri gohan (nasi kastanye), zenzai (sup kacang merah manis), yudofu (tahu rebus), hiyaoroshi (sake musim gugur), dan taiyaki dan ningyo-yaki (kue manis panas).

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE