Dalam kehidupan sosial, kita sering berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki berbagai macam kepribadian. Salah satu jenis kepribadian yang bisa ditemukan adalah introvert. Orang yang memiliki kepribadian introvert cenderung lebih memilih untuk bersikap tenang, introspektif, dan cenderung menghindari kerumunan besar.
Namun, bukan berarti orang introvert tidak mau berinteraksi dengan orang lain. Mereka juga butuh teman dan hubungan sosial, meskipun mungkin tidak sebanyak orang ekstrovert. Oleh karena itu, sebagai orang ekstrovert, ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mendekati orang introvert, dilansir dari Psych2go.
Cara Mendekati Orang Introvert Jika Kamu Seorang Ekstrovert
1. Kesabaran adalah Kuncinya
Kesabaran Adalah Kuncinya/ Foto: Pexels/ Cottonbro Studio |
Introvert butuh waktu untuk beradaptasi dengan wajah-wajah baru. Sebaiknya jangan membuat introvert merasa tertekan untuk mencoba sesuatu yang baru jika mereka belum siap.
Mereka berhati-hati dan suka mengamati orang lain terlebih dahulu sebelum terjun ke dunia sosial. Jadi, tunjukkan pada mereka bahwa kamu dapat diandalkan, fleksibel, dan berpikiran terbuka. Begitulah kepercayaan dibangun. Jika kamu lakukan ini, perlahan tembok mereka akan runtuh dan mereka akan membiarkanmu masuk ke dunia mereka.
2. Tanyakan dan Jangan Pernah Berasumsi
Introvert cenderung lebih sering mendengarkan daripada berbicara. Alangkah baiknya untuk mengajukan pertanyaan, jadi percakapan tidak selalu sepihak dan terfokus hanya pada satu orang.
Sebaiknya kamu juga tidak beranggapan tentang orang introvert yang diajak bicara kecuali jika mereka secara langsung mengatakan yang sebenarnya. Jadi jangan cepat mengambil kesimpulan ketika introvert menahan diri mereka untuk berbicara.
3. Undang Mereka ke Acara Kumpul-kumpul Santai Berskala Kecil
Jangan mengundang seorang introvert ke pesta besar atau tempat di mana terdapat banyak orang. Introvert peka terhadap dunia luar dan akan sangat sulit bagi mereka untuk menyesuaikan diri.
Mulailah dengan nyaman dan santai. Ini cara yang bagus untuk memecahkan kebekuan dan mengenal satu sama lain alih-alih terganggu oleh lingkungan di luar jati diri mereka.