Festival merupakan salah satu cara yang bagus untuk menikmati tujuan wisata dengan cara yang unik dan berbeda. Umumnya, festival itu sendiri memang biasa diselenggarakan untuk memperingati suatu peristiwa, mulai dari hal-hal yang berhubungan dengan ras, suku, dan budaya. Sehingga, tidak heran apabila banyak sekali festival-festival unik yang ada di seluruh dunia dengan ciri khasnya yang berbeda-beda.
Dengan banyaknya festival budaya yang ada, mungkin kamu kebingungan untuk memilih mana yang akan kamu datangi terlebih dahulu. Untuk memudahkan kamu, berikut adalah 6 festival unik di dunia yang tidak boleh kamu lewatkan, sebagaimana dilansir dari Travel Leisure.
Festival Up Helly Aa - Skotlandia
Festival Up Helly Aa/Foto: Instagram.com/shetlandwithlaurie |
Festival Up Helly Aa atau festival Viking, telah berlangsung selama 140 tahun di Lerwick, Pulau Shetland, Skotlandia. Meski ada banyak versi lokal dari festival tersebut, festival Lerwick terkenal dengan kemegahannya. Festival satu hari ini melibatkan serangkaian pawai dan kunjungan, diakhiri dengan prosesi obor dan pembakaran kapal. Pada akhir Januari 2023, untuk pertama kalinya dalam sejarah, perempuan dilibatkan dalam festival ini.
Up Helly Aa dianggap sebagai festival api terbesar di Eropa. Festival ini pertama kali diselenggarakan pada abad ke-19 untuk menandai akhir musim dan menyambut musim baru.
"Up Helly Aa sangat berarti bagi Lewrick dan Shetland. Ini merayakan hubungan sejarah Norse dan banyak orang telah menantikannya," kata Neil Moncrieff, yang terpilih sebagai Guizar Jarl tahun 2023. Guizar Jarl merupakan kepala festival yang mewakili kepala Viking.
Festival Musik Bawah Air - Amerika Serikat
Festival musik bawah air/Foto: Instagram.com/thescoopislamorada |
Menarik banyak penyelam dan perenang snorkel di Looe Key Reef, sebuah area di Suaka Laut Nasional Florida Keys, festival ini diadakan setiap bulan Juli selama 25 tahun terakhir untuk menciptakan kesadaran seputar perlindungan terumbu karang dan mendorong penyelaman yang bertanggung jawab. Daftar putar radio yang dipilih sebelumnya dialirkan di bawah air melalui speaker yang digantung di bawah perahu yang ditempatkan di terumbu karang
Instrumennya terinspirasi oleh kehidupan laut dan memiliki nama yang menarik seperti bass-oon dan trombonefish. Karena suara bergerak jauh lebih cepat di dalam air daripada di udara, pengalaman mendengarkan live music di bawah air menjadi pengalaman yang sangat unik. Stasiun radio lokal, WWUS 104.1 FM, juga menyiarkan acara tersebut secara langsung untuk dinikmati oleh non-penyelam.