7 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Terlambat, Bukan Cuma Sulit Mengatur Waktu!

Justina Nur | Beautynesia
Sabtu, 10 Oct 2026 18:00 WIB
Perfeksionis
Memiliki sifat perfeksionis bisa membuat seseorang terus datang terlambat karena mereka sering merasa cemas dan ingin tampil sempurna ketika datang./ Foto: magnific.com/ArthurHidden

Beauties, apakah kamu punya teman yang hampir selalu datang terlambat dari waktu yang telah ditentukan? Mereka sering bilang sudah “otw” tapi ternyata justru masih mandi atau bahkan baru mulai bangun tidur?

Ternyata, orang yang sering terlambat sebetulnya belum tentu karena mereka itu malas atau tidak menghargai waktu orang lain.

Seperti yang dilansir dari Cleveland Clinic, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang jadi sering terlambat. Mereka bisa jadi mengalami time blindness, atau suatu kondisi ketika seseorang merasa masih punya banyak waktu, padahal sebenarnya tidak. Time blindness ini juga dapat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan mental seperti depresi atau kecemasan.

Selain itu, orang yang sering datang terlambat dari waktu janjian punya kepribadian tertentu. Lalu, seperti apa ciri-ciri kepribadian orang yang sering datang terlambat? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Sulit Mengatur Waktu

Orang yang sering terlambat bisa mengalami time blindness atau kesulitan memperkirakan waktu./ Foto: magnific.com/krakenimages.com

Dilansir dari YourTango, seseorang yang kerap datang terlambat terutama bagi orang dengan kondisi ADHD, bisa jadi mengalami time blindness atau kesulitan memperkirakan waktu.

Hal itu bisa terlihat dari kebiasaan mereka yang meremehkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, datang ke suatu tempat, dan sebagainya.

Kesulitan mengatur waktu bisa terjadi dalam dua bentuk berbeda, mulai dari terlalu optimis soal waktu dan kurang peka terhadap waktu. Mereka yang terlalu optimis terhadap waktu cenderung mengalami planning fallacy, yaitu kecenderungan memperkirakan suatu peristiwa berdasarkan skenario terbaik, bukan berdasarkan kondisi realistis.

Mudah Terdistraksi

Kebiasaan mudah terdistraksi terutama saat melihat notifikasi di ponsel membuat seseorang kerap terlambat datang ke suatu acara./ Foto: magnific.com/benzoix

Sekarang, ada banyak hal yang bisa mengalihkan perhatian kita, mulai dari munculnya notifikasi di ponsel, hingga berbagai berita atau informasi yang muncul setiap saat.

Kebiasaan ingin mengetahui suatu informasi dengan cepat juga bisa membuat seseorang kerap terlambat datang ke acara. Mereka sulit mempertahankan fokus, mudah terdistraksi oleh hal-hal kecil, mulai dari membalas chat, membereskan cucian baju, atau lanjut scrolling media sosial di ponsel.

Perfeksionis

Memiliki sifat perfeksionis bisa membuat seseorang terus datang terlambat karena mereka sering merasa cemas dan ingin tampil sempurna ketika datang./ Foto: magnific.com/ArthurHidden

Mungkin hal ini terkesan bertolak belakang, mengapa seseorang yang ingin melakukan segala sesuatu dengan hasil sempurna justru sering terlambat?

Akan tetapi, seperti yang dilansir dari Parade, perfeksionisme justru tetap bisa membuat seseorang terus datang terlambat. Mereka ingin untuk benar-benar tampil sempurna atau memastikan semua hal sudah dilakukan sebelum meninggalkan rumah. Hal inilah yang membuat mereka jadi sering terlambat.

Tidak hanya itu, orang yang mengalami kecemasan sosial juga bisa sengaja datang terlambat. Mereka khawatir menjadi orang yang pertama kali hadir di suatu acara karena tidak bisa menangani situasi yang canggung.

Suka Menunda-nunda

Orang yang sering datang terlambat bisa jadi suka menunda-nunda menyelesaikan suatu pekerjaan./ Foto: magnific.com/jcomp

Seperti yang dilansir dari YourTango, studi menunjukkan kebiasaan suka menunda berkaitan dengan bagaimana cara otak memproses kecemasan dan stres, bukan hanya sekadar kemampuan mengatur jadwal.

Tidak mengherankan kalau kebiasaan suka menunda ini kadang-kadang dikaitkan dengan sifat perfeksionis dan kreativitas mereka. Orang yang suka menunda mengerjakan pekerjaan sampai mendekati batas waktu mungkin sebenarnya menghabiskan waktu untuk memikirkan ide baru atau sedang mencari cara berbeda dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Namun, kebiasaan ini kalau dilihat oleh orang lain tetap bisa mengganggu produktivitas dalam jangka panjang dan bisa membuat mereka kerap datang terlambat. 

Santai dan Tidak Terlalu Memikirkan Aturan

Seseorang yang suka datang terlambat bisa jadi memiliki tingkat stres yang lebih rendah./ Foto: magnific.com

Mengutip dari YourTango, sebuah studi dari Harvard University menunjukkan bahwa seseorang yang suka datang terlambat bisa jadi memiliki tingkat stres yang lebih rendah.

Mereka tidak terlalu membebani diri mereka dengan tenggat waktu yang ketat atau aturan yang terlalu kaku, meski kebiasaan tersebut terkadang membuat mereka jadi mengabaikan waktu orang lain dan merugikan orang lain.

Sikap santai inilah yang menjadi salah satu kemungkinan mengapa mereka yang suka datang terlambat justru memiliki kehidupan yang lebih sehat. Mereka tidak merasa tertekan secara terus-menerus, hanya karena harus mengikuti jadwal yang dekat. Akan tetapi, seharusnya sikap santai ini harus diiringi dengan tanggung jawab agar tidak ikut merugikan orang lain.

People Pleaser atau Sulit Mengatakan Tidak

Orang yang sulit mengatakan tidak akan terus menyetujui berbagai ajakan dari orang lain dan jadwal yang ditentukan orang lain, meski sebenarnya mereka tidak sanggup memenuhinya./ Foto: magnific.com/prostooleh

Tidak sedikit orang yang memiliki kecenderungan menjadi seorang ‘people pleaser’ merasa sulit mengatakan tidak saat orang lain mengajak janjian di waktu tertentu. 

Mereka terus menyetujui terhadap berbagai ajakan dan memenuhi jadwal dengan memiliki terlalu banyak kegiatan yang sebenarnya tidak mereka inginkan.

Akibatnya, ketika waktu acara tiba, mereka bisa merasa stres dan tidak mau menghadiri acara tersebut. Pada akhirnya, hal inilah yang membuat mereka jadi datang terlambat.

Suka Mencari Sensasi

Ada orang yang sering datang terlambat karena menyukai munculnya sensasi terburu-buru yang memicu adrenalin./ Foto: magnific.com

Ada orang yang senang mendapatkan sensasi dan stimulasi baru dalam kesehariannya, dan mereka ini lebih sering datang terlambat. Kondisi terburu-buru bisa memicu adrenalin, karena tubuh seperti berada dalam waktu yang mendesak atau hampir habis.

Tanpa benar-benar menyadarinya, mereka bisa jadi justru menikmati sensasi ini. Bahkan, saat mereka sudah berusaha untuk datang tepat waktu, mereka bisa jadi sengaja menunda hingga akhirnya harus berlari mengejar waktu.

Itu tadi Beauties, beberapa ciri-ciri kepribadian dari orang yang suka datang terlambat. Apakah kamu memiliki ciri kepribadian tersebut?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE