7 Hal yang Jadi Sorotan dari Unjuk Rasa Pelajar di Prancis

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Senin, 19 Oct 2026 20:30 WIB
2. Terjadi di Beberapa Kota
Sorotan unjuk rasa di Prancis.Terjadi di beberapa kota//Foto: instagram.com/aljazeeraenglish

Puncak unjuk rasa terjadi di Prancis berujung dengan kerusuhan dan penjarahan massal pada Sabtu (17/10/2026). Mulai dari supermarket, apotek, hingga butik brand mewah mengalami penjarahan dan kerusakan akibat unjuk rasa yang terjadi. 

Demo yang terjadi sejak September lalu ini memprotes terkait biaya hidup yang semakin tinggi dan kualitas pendidikan. Demo yang semula dilakukan oleh para pelajar kemudian meluas menjadi isu nasional, hingga kerusuhan terjadi. Berikut ini 7 hal yang jadi sorotan dari unjuk rasa pelajar di Prancis. Yuk, simak, Beauties!

1. Berawal dari Isu Pendidikan

Sorotan unjuk rasa di Prancis. Berawal dari isu pendidikan/Foto: instagram.com/union.etudiante___

Unjuk rasa yang terjadi berawal dari gerakan yang dilakukan oleh para pelajar SMA dan mahasiswa yang memprotes isu pendidikan. Gerakan demonstrasi yang dimulai bulan September di sekolah-sekolah menengah Prancis yang memprotes kekurangan guru dan fasilitas yang buruk. Berikut ini beberapa masalah pendidikan yang disuarakan oleh para demonstran yang dirangkum dari berbagai sumber:

Fasilitas sekolah memprihatinkan: Banyak siswa yang mengeluhkan fasilitas sekolah yang dinilai tidak layak, seperti atap bocor dan ruang kelas yang tidak nyaman. Selain itu, jumlah siswa yang terlalu banyak dalam satu kelas membuat pembelajaran tidak efektif. Banyak gedung-gedung sekolah di Prancis juga mengalami kerusakan. 

Seorang dosen sebuah universitas di Paris menyebutkan bahwa sebagian mahasiswa kekurangan kursi di kelas. Mereka harus mengambil kursi dari ruangan lain bahkan duduk di lantai. 

Kekurangan guru: Kekurangan guru yang mengajar juga disuarakan oleh para pelajar tersebut. Mengutip Detiknews, sekitar 9% jam pelajaran di SMP Negeri tidak terlaksana pada tahun ajaran 2023/2024. Banyak jam pelajaran yang mendadak dibatalkan pada tahun ajaran berikutnya. Begitu pun dengan kesejahteraan guru juga disoroti, guru di Prancis memiliki gaji yang rendah dan menjadi akar masalah.

Ketimpangan sosial: Keluarga yang kurang mampu sering kali terdampak pembatalan pelajaran. Kondisi ini disebut bertentangan dengan prinsip pendidikan di Prancis yang menjanjikan kesetaraan bagi setiap anak.

2. Terjadi di Beberapa Kota

Sorotan unjuk rasa di Prancis.Terjadi di beberapa kota//Foto: instagram.com/aljazeeraenglish

Demonstrasi besar-besaran terjadi di beberapa kota, mulai dari Paris yang menjadi Pusat gerakan massa terbesar dan penjarahan toko-toko brand mewah terjadi, kota Limoges yang menjadi sorotan setelah gedung bersejarah Balai Kota Limoges sengaja dibakar. Pembakaran gedung dan fasilitasnya juga terjadi di kota lain, seperti Lyon, Marseille, Lille, hingga Nantes.

3. Isu Ekonomi hingga Politik

Sorotan unjuk rasa di Prancis. Isu ekonomi hingga politik/Foto: instagram.com/aljazeeraenglish

Puncak unjuk rasa diwarnai dengan protes publik yang semula hanya isu pendidikan. Namun, isu meluas terhadap krisis ekonomi dan politik. Pelajar, mahasiswa, dan serikat pekerja, dan gerakan “Gilets Jaunes” bergabung melakukan demonstrasi nasional yang menuntut lonjakan biaya hidup, kenaikan bahan bakar, ketimpangan sosial, dan pemangkasan anggaran publik oleh pemerintah.

4. Ribuan Orang Ditangkap

Sorotan unjuk rasa di Prancis. Ribuan orang ditangkap/Foto: instagram.com/union.etudiante___

Berdasarkan laporan dari Aljazeera, hampir 2.400 orang ditangkap dan 1.000 orang polisi terluka akibat kerusuhan yang terjadi di Prancis. Selain itu, sekitar 1.500 toko mengalami kerusakan akibat penjarahan yang terjadi. Seorang demonstran meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung saat unjuk rasa di Paris. 

5. Penjarahan Toko Brand Mewah

Sorotan unjuk rasa di Prancis. Penjarahan toko brand mewah/Foto: instagram.com/aljazeeraenglish

Penjarahan butik brand mewah terjadi di tengah-tengah demonstrasi di Prancis. Butik-butik mewah yang berada di pinggir jalan menjadi sasaran massa. Beberapa merek fesyen dan barang mewah yang dilaporkan dijarah, di antaranya Louis Vuitton, Hermès, Christian Dior, Chanel, Celine, Versace, Kenzo, Rolex, Lacoste, Burberry, dan beberapa gerai resmi Apple.

6. Orkestra jadi Cara Kreatif Menyampaikan Aspirasi

Sorotan unjuk rasa di Prancis. Orkestra jadi cara kreatif menyampaikan aspirasi/Foto: instagram.com/europe.palestine.network

Orkestra jalanan menjadi cara kreatif yang dilakukan para musisi muda yang tergabung dalam Orchestre du Nouveau Monde sebagai dukungan jalannya demonstrasi secara damai. Musik menjadi media sebagai bentuk solidaritas dan menjaga demonstrasi tetap damai. Mereka sempat membawakan musik dari film populer The Avengers dan The Hunger Games dalam kerumunan massa.

Konser tersebut telah mendapatkan izin namun terpaksa dihentikan setelah gas air mata ditembakkan. Dalam keterangan unggahan Instagram europe.palestine.network menjelaskan bahwa, awalnya para musisi tetap bermain musik, namun akhirnya berhenti demi melindungi diri, penonton, dan alat musik.

Insiden tersebut memunculkan kritik terhadap penggunaan kekerasan dalam menghadapi aksi yang awalnya berlangsung damai dan sudah mendapatkan izin. Seni dan musik dinilai bukan sekadar hiburan, melainkan sarana untuk menyuarakan aspirasi, menunjukkan solidaritas, dan memperjuangkan keadilan. Musik dianggap tidak boleh dibungkam dan budaya harus berdiri bersama rakyat.

7. Pidato Presiden Prancis

Sorotan unjuk rasa di Prancis. Pidato presiden Prancis/Foto: instagram.com/emmanuelmacron

Presiden Prancis Emmanuel Macron menanggapi kerusuhan yang terjadi. Melalui pidato nasional darurat, ia mengungkapkan beberapa hal, seperti kemarahan dan rasa malu atas anarkisme yang dilakukan masyarakat Prancis, memisahkan kelompok yang memiliki tuntutan sah dan kelompok perusuh, menegaskan hukuman bagi para pelaku kriminal, dan langkah solusi yang diberikan dengan memberikan bantuan darurat kepada pelaku usaha yang terdampak kerusuhan hingga membuka dialog terbuka dengan para pelajar. Emmanuel Macron juga mengimbau pemilu 2027 dengan damai.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.