7 Hal yang Tidak Boleh Diceritakan ke Orang Lain, Rahasiakan agar Hidup Tenang

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Jumat, 23 Oct 2026 20:30 WIB
1. Detail Kondisi Keuangan dan Saldo Bank
Kondisi keuangan dan saldo bank/ Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Dengan adanya media sosial yang semakin menjadi bagian kehidupan, semakin banyak orang yang tergiur untuk membagikan hal-hal personal melalui akunnya. Namun sebenarnya, tidak semua hal, khususnya informasi pribadi, perlu diungkapkan ke publik. Bahkan, ada beberapa hal yang tidak perlu diceritakan kepada teman atau rekan.

Bukan tanpa alasan, Beauties. Ketika informasi tersebut sudah diketahui orang lain, maka kamu tidak akan mempunyai kendali lagi atas bagaimana informasi itu dipandang, disikapi, atau dipergunakan oleh orang lain. Supaya kamu tidak menyesalinya, yuk, kenali hal-hal penting yang sebenarnya tidak boleh kamu bagikan ke orang lain.

1. Detail Kondisi Keuangan dan Saldo Bank

Kondisi keuangan dan saldo bank

Kondisi keuangan dan saldo bank/ Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Bicara secara terbuka tentang kondisi keuangan bisa memicu perasaan tidak nyaman, tidak aman, iri hati, atau penghakiman. Tak jarang terjadi rasa kompetitif di antara individu yang membicarakannya, seperti yang dijelaskan dalam Times of India. Oleh karena itu, membicarakan gaji, membagikan jumlah saldo bank, serta jumlah tabungan harus tetap menjadi privasi pribadi.

2. Informasi Penting Pribadi dan Keluarga

Informasi penting milik pribadi dan keluarga

Informasi penting milik pribadi dan keluarga/ Foto: Pexels.com/Vitaly Gariev

Mungkin ini bukan pertama kali kamu mendengarnya, tapi semua data pribadi harus disimpan baik-baik hanya oleh diri sendiri. Nomor-nomor penting, seperti nomor induk kependudukan, nomor kartu kredit atau ATM, password, kode, PIN, dan sebagainya perlu dirahasiakan.

Termasuk jika berhubungan dengan keluarga, seperti informasi medis, alamat lengkap tempat tinggal, serta rencana perjalanan yang tidak perlu dibagikan jika tidak benar-benar dibutuhkan. Menyebarluaskan informasi penting bisa membahayakan keamanan sendiri dan keluarga, Beauties.

3. Dokumen Penting tentang Pekerjaan

Dokumen penting pekerjaan

Dokumen penting pekerjaan/ Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk

Dalam pekerjaan, ada batasan-batasan yang perlu kamu jaga. Termasuk menjaga kerahasiaan perusahaan dan juga stakeholder. Menyebarkan dokumen internal, informasi klien, dan sejenisnya tanpa izin dapat membawa konsekuensi yang besar.

4. Lokasi Real-Time dan Rute Harian

Lokasi real-time dan rute harian

Lokasi real-time dan rute harian/ Foto: Pexels.com/Zen Chung

Melansir dari Cottonwood Psychology, demi keamanan pribadi, sebaiknya kita perlu menghindari membagikan lokasi kita secara real-time dan rute sehari-hari yang kita tempuh. Ketika kamu mengunggah di mana kamu sedang berada, orang lain dengan mudah menemukanmu dan informasi ini bisa disalahgunakan, Beauties.

5. Gol Masa Depan

Gol masa depan

Gol masa depan/ Foto: Pexels.com/Ron Lach

Selain untuk keamanan diri sendiri secara fisik, ada pula beberapa hal yang tidak perlu diceritakan yang dapat membantu menjaga ketenangan mental. Misalnya dengan tidak membicarakan gol yang ingin kamu capai di masa depan. Terkadang membicarakan mimpi dan keinginan memang menyenangkan, tapi di sisi lain, bisa mengundang skeptisisme atau sabotase dari orang lain.

6. Masalah dengan Pasangan atau Keluarga

Masalah dengan pasangan atau keluarga

Masalah dengan pasangan atau keluarga/ Foto: Pexels.com/Alena Darmel

Permasalahan personal, seperti dengan pasangan atau keluarga, juga bukan sesuatu yang perlu diumbar, Beauties. Membagikan informasi ini kepada orang-orang, terlebih kepada seseorang yang tidak kamu percaya, dapat menyebabkan kesalahpahaman, miskomunikasi, dan gosip. Jika hubunganmu dengan pasangan atau keluarga benar-benar membutuhkan bantuan, kamu bisa berkonsultasi dengan profesional.

7. Amal atau Kebaikan yang Kamu Lakukan untuk Orang Lain

Melansir dari Times of India, memamerkan amal yang kamu berikan atau kebaikan yang kamu lakukan untuk orang lain sering kali memicu tanda tanya akan ketulusan dari tindakan baik itu sendiri. Sebab, psikologi menekankan bahwa kemurahan hati yang sejati bersumber dari empati dan belas asih, bukan dari kebutuhan akan pengakuan eksternal dari orang lain.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.