7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Egois

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Senin, 19 Oct 2026 21:00 WIB
1. 'Kalau kamu benar-benar peduli, seharusnya kamu...'
Ilustrasi bersikap egois/ Foto: Magnific.com

Orang egois merupakan tipe orang dengan sikap cenderung hanya mementingkan diri sendiri. Bahkan, mereka bisa bertindak tanpa memedulikan keadaan atau perasaan orang lain, lho.

Dalam kehidupan sehari-hari, menghadapi orang egois bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, kamu perlu tetap waspada dan tenang saat berhadapan dengan orang yang egois. Selain itu, kamu juga bisa mengenali orang dengan sikap egois dari ucapan-ucapan mereka, Beauties.

Mengutip dari laman YourTango, simak tujuh ungkapan yang sering diucapkan orang-orang  egois  berikut ini.

1. 'Kalau kamu benar-benar peduli, seharusnya kamu...'

Orang yang tumbuh di lingkungan yang penuh kritik dan aturan ketat sering kali menjadi sangat sensitif terharap perubahan suasana hati orang lain

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: Magnific.com

Kalimat "Kalau kamu benar-benar peduli, seharusnya kamu..." merupakan bentuk manipulasi klasik yang dilakukan orang-orang egois. Mereka mengubah batasan yang kamu tetapkan menjadi bukti bahwa kamu dianggap tidak cukup mencintai mereka, Beauties.

Perlu diingat, tidak semua orang bisa memenuhi kebutuhan orang lain, terlepas dari apa pun jenis hubungan yang terjalin. Baik itu dengan anggota keluarga maupun teman, akan tiba saatnya mereka tidak bisa selalu melakukan apa yang sangat diharapkan oleh orang lain. Meski begitu, cara seseorang bereaksi bisa mengungkapkan banyak hal tentang kepribadian mereka.

Jika seseorang bersikap pengertian dan tidak memasukkannya ke dalam hati, itu adalah pertanda yang sangat positif. Namun, jika mereka justru mencoba memanipulasi situasi demi mendapatkan apa yang mereka inginkan bahkan setelah orang terdekatnya mengatakan tidak bisa, itu adalah tanda bahaya.

2. 'Aku memang orang yang seperti ini'

cara mengenali anak yang dibesarkan orang tua pemarah dilihat dari kebiasaan saat dewasa

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: Magnific.com

Beauties, memang ada hal-hal tertentu yang tidak bisa diubah dari orang lain. Terlepas dari bagaimana perasaan orang lain, semua orang berhak untuk menjadi diri mereka sendiri tanpa perlu merasa bersalah. Misalnya seperti seseorang yang dikenal dengan kepribadian kutu buku hingga seseorang yang mudah bergaul.

Namun, hal ini bisa berbeda artinya jika kamu berhadapan dengan orang yang egois. Orang-orang yang egois akan menggunakan kalimat ‘Aku memang seperti ini’ untuk membela diri sendiri, bahkan ketika mereka sebenarnya melakukan kesalahan. Bahkan, mereka menggunakan kalimat ini untuk menghindari suatu tanggung jawab.

3. 'Aku tidak melihat apa masalah besarnya di sini'

Dengan kalimat “Kamu terlalu berlebihan” yang diucapkan oleh orang manipulatif, hal ini dimaksudkan untuk membuat kamu merasa terbebani dengan emosi yang dirasakan.

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: pexels.com/MikhailNilov

Beauties, kebanyakan orang-orang egois tidak bisa melihat bagaimana tindakan mereka berdampak pada orang-orang di sekitarnya. Saat ada orang lain yang mengungkapkan rasa sakit hati atau kecewa, orang yang egois justru meremehkan hal tersebut karena bagi mereka itu bukan masalah besar.

Oleh karena itu, orang-orang egois sering berkata, "Aku tidak melihat apa masalah besarnya di sini."

4. 'Kamu perlu bersikap santai, jangan terlalu sensitif'

Pahami tingkat urgensi sebelum melerai teman yang bertengkar/Foto : Pexels.com/Ron Lach

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: pexels.com/Ron Lach

Kalimat ‘Kamu perlu bersikap santai, jangan terlalu sensitif’ diucapkan orang-orang egois saat berhadapan dengan orang lain. Hal ini biasanya terjadi ketika orang yang egois tersebut telah menyakiti perasaan orang lain, namun mereka enggan untuk bertanggung jawab, Beauties.

Mengucapkan kalimat ini menjadi cara mudah untuk membalikkan keadaan dan justru membuat seolah-olah orang lain yang bermasalah.

5. 'Kamu berutang padaku'

salah satu perilaku yang pantang dilakukan oleh orang dengan EQ tinggi adalah tidak bersikap menang sendiri dalam berargumen

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: pexels.com/Alex Green

Dalam setiap hubungan akan selalu ada timbal balik, Beauties. Namun, akan selalu ada kondisi di mana seseorang memberikan lebih banyak dibanding menerima, begitu pula sebaliknya. Bahkan ketika mereka melakukan sesuatu yang baik, akan selalu ada syarat yang menyertainya.

Bagi orang-orang egois, setiap kebaikan yang mereka lakukan merupakan ‘upaya’ untuk membuat orang lain merasa bersalah dan seolah-olah telah ‘berutang’. Misalnya, setelah membantu orang lain, orang-orang egois akan menganggap itu sebagai utang dan mereka akan meminta timbal balik sebagai balasannya.

6. 'Aku tidak punya waktu untuk mengurus ini semua'

Orang yang sedang burnout biasanya dikaitkan dengan respons fisik yang berlebihan, termasuk mudah marah dan ketegangan.

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: Pexels.com/Liza Summer

Orang-orang yang egois cenderung sering berkata, "Aku tidak punya waktu untuk mengurus ini". Biasanya, kalimat ini muncul ketika seseorang meminta dukungan emosional, namun sosok yang egois enggan untuk melakukannya, Beauties.

Bagi mereka, memahami perasaan orang lain hanyalah tugas merepotkan yang perlu diabaikan. Orang egois cenderung tidak peduli dengan perasaan orang lain dan semata-mata hanya memedulikan perasaan mereka sendiri.

Menurut psikoterapis dan psikoanalis F. Diane Barth, L.C.S.W., orang-orang egois cenderung tidak terlalu responsif terhadap orang lain dalam hal apa pun selain mengevaluasi bagaimana orang tersebut memenuhi kebutuhan mereka.

Jika mereka tidak mendapatkan manfaat langsung dari hal tersebut, orang-orang egois tidak merasa khawatir atau takut untuk memutuskan hubungan dengan orang lain atau bahkan mengabaikan mereka sepenuhnya.

7. 'Itu bukan masalahku'

Merasa diabaikan seseorang padahal tidak pernah bertengkar? Kenali tanda-tanda halus yang sering muncul ketika seseorang mulai menjaga jarak tanpa mengatakannya secara langsung.

Ilustrasi bersikap egois/ Foto: Magnific.com/magnific

Kalimat ‘Itu bukan masalahku’ cenderung sering diucapkan oleh orang-orang yang egois. Mereka menggunakan kalimat ini untuk menolak setiap permintaan yang tidak menguntungkan mereka secara langsung.

Mulai dari teman yang sedang kesulitan atau rekan kerja yang membutuhkan bantuan, orang-orang egois tidak akan peduli dengan hal tersebut. Bagi mereka, permintaan tersebut tidak berpengaruh pada kehidupan mereka secara langsung, sehingga orang-orang egois merasa hanya perlu mengabaikannya saja.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE