7 Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Membuat Rumah Terlihat Berantakan

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Selasa, 03 Nov 2026 18:30 WIB
7 Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Membuat Rumah Terlihat Berantakan
Ilustrasi rumah berantakan/Foto: Magnific.com/magnific

Pernah merasa sudah membersihkan rumah, tetapi beberapa jam kemudian ruangan kembali terlihat berantakan? Padahal, kamu sadar tidak ada aktivitas besar yang dilakukan.

Beauties, rumah terlihat berantakan itu bukan selalu berarti penghuninya malas membersihkan rumah, loh. Good Housekeeping menyebutkan bahwa sering kali penyebabnya justru berasal dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang kali tanpa disadari. Jika dibiarkan, kebiasaan tersebut bisa membuat barang menumpuk dan ruangan terasa lebih sempit.

Yuk, cari tahu apa saja kebiasaan yang membuat rumah berantakan itu!

1. Menaruh Barang Sembarangan

Ilustras barang berserakan/Foto: Magnific.com/magnific

Cara membuat rumah terlihat rapi adalah mulai dari kebiasaan paling kecil, yakni mengembalikan barang ke tempat semula setelah menggunakannya. Tempat semula yang dimaksud sudah pasti berada di tempat yang tepat. 

Contohnya, gunting yang tempatnya di dapur, kamu gunakan di ruang tamu, lalu kamu biarkan di sana. Mungkin juga buku yang dibaca di sofa dibiarkan di meja, atau setelah pulang dari luar, kamu meletakkan tas di karpet, kunci di meja makan, dan jaket di sofa.

Ketika setiap barang tidak memiliki tempat yang jelas, rumah akan lebih mudah terlihat berantakan. Cara mengatasinya adalah dengan menentukan tempat khusus untuk barang yang sering digunakan. Misalnya, sediakan gantungan tas dekat pintu, wadah untuk kunci, dan tempat khusus untuk jaket. 

2. Menumpuk Pakaian yang Belum Dirapikan

Pakaian yang menumpuk di kursi atau tempat tidur bisa membuat kamar terlihat berantakan meskipun bagian lainnya sudah bersih.

Ilustrasi rumah berantakan/Foto: Magnific.com/magnific

Pakaian yang baru dipakai terkadang dianggap belum cukup kotor untuk dicuci, tetapi juga tidak ingin langsung dimasukkan kembali ke lemari. Akhirnya, pakaian tersebut kamu gantung berminggu-minggu, atau bahkan diletakkan di kursi belajar saja hingga keesokan hari. Sering pula pakaian yang baru diangkat dari jemuran dibiarkan menumpuk di atas kasur karena belum memiliki minat untuk melipat dan menyetrika. 

Beauties, agar tidak menumpuk dan membuat ruangan berantakan, kamu bisa memisahkan pakaian kotor ke keranjang cucian, pakaian yang masih bisa dipakai kembali dapat digantung dengan rapi dan jangan sampai menumpuk, serta pakaian yang belum disetrika lipat rapi seluruhnya dan taruh di lemari atau rak yang lain. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga kamar tetap terlihat rapi.

3. Menjadikan Permukaan Datar sebagai

Ilustrasi menaruh barang-barang kecil di satu permukaan/Foto: Magnific.com/magnific

Meja tamu, meja makan, meja rias, hingga nakas di samping tempat tidur sering menjadi tempat meletakkan berbagai barang. Kunci, dompet, tas, hingga tumpukan surat dan sampah bisa berakhir di satu permukaan yang sama.

Awalnya, kebiasaan ini terasa praktis karena barang mudah dijangkau. Namun, semakin banyak benda yang diletakkan, semakin penuh pula tampilan ruangan. Bahkan, meja yang sebenarnya cukup luas bisa terlihat sempit karena tertutup barang-barang kecil. Maka dari itu, pisahkan seluruh barang dan jangan terbiasa menaruh semuanya di satu tempat terbuka, ya!

4. Terlalu Banyak Memajang Bantal Sofa

Ilustrasi bantal di sofa/Foto: Magnific.com/rawpixel.com

Bantal sofa memang bisa membuat ruang keluarga terasa lebih nyaman. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak atau dibiarkan tidak tertata, sofa justru terlihat sesak. Bantal yang bertumpuk  juga dapat mengurangi ruang duduk, kan?

Real Simple menyarankan untuk tidak perlu menyingkirkan semua dekorasi. Pilih beberapa bantal dengan ukuran atau warna yang saling melengkapi, lalu simpan sisanya ketika tidak digunakan. Dengan penataan yang lebih sederhana, ruang keluarga tetap terasa hangat tanpa terlihat terlalu penuh.

5. Menaruh Banyak Sepatu dan Sandal di Area Pintu Masuk

Ilustrasi penataan sepatu/Foto: Magnific.com/magnific

Area pintu masuk merupakan bagian pertama yang terlihat ketika seseorang memasuki rumah. Jika sepatu dan sandal diletakkan secara menumpuk atau berserakan, ruang depan  bisa terlihat berantakan sejak awal.

Kebiasaan ini juga dapat membuat akses keluar-masuk menjadi kurang nyaman, terutama jika area pintu masuk tidak terlalu luas. Sepatu yang kotor pun berisiko membawa debu dan kotoran ke dalam rumah.

Untuk mengatasinya, sediakan rak sepatu sesuai kebutuhan penghuni rumah. Susun sepatu secara berpasangan dan hindari menyimpan terlalu banyak alas kaki di area tersebut. Sepatu yang jarang digunakan bisa dipindahkan ke tempat penyimpanan lain agar ruang depan tetap lapang.

6. Menunda Mencuci Piring dan Peralatan Makan

Ilustrasi piring kotor di wastafel/Foto: Magnific.com/magnific

Setelah makan, sebagian orang memilih beristirahat terlebih dahulu sebelum mencuci piring. Namun, jika kebiasaan ini terus berulang, peralatan makan akan menumpuk di wastafel atau meja dapur. Tumpukan tersebut bisa membuat dapur terlihat berantakan, bahkan ketika area lainnya sudah bersih.

Kamu tidak harus langsung mencuci semua peralatan makan setelah setiap aktivitas. Namun, usahakan untuk tidak membiarkannya menumpuk terlalu lama. Jika memungkinkan, cuci piring setelah makan atau setidaknya kumpulkan peralatan makan di satu tempat agar dapur tetap terlihat teratur.

7. Membiarkan Kabel dan Charger Terurai Berserakan

Ilustrasi penggunaan kabel/Foto: Magnific.com/rawpixel.com

Kabel pengisi daya ponsel, laptop, televisi, dan perangkat elektronik lainnya sering kali dibiarkan menjuntai atau melintang di lantai. Selain mengganggu tampilan ruangan, kabel yang berserakan juga berpotensi membuat orang tersandung.

Gunakan pengikat kabel atau pengatur kabel sederhana agar kabel tidak saling bertumpuk. Setelah perangkat selesai digunakan, cabut dan simpan pengisi daya jika memang tidak diperlukan. Pastikan penataan kabel tetap aman dan tidak mengganggu aliran udara perangkat elektronik.

Beauties, ingat bahwa rumah yang rapi bukan berarti harus selalu terlihat sempurna. Yang terpenting, suasananya tetap nyaman dan bersih bagi orang-orang yang tinggal di dalamnya.

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE