7 Kebiasaan Orang Bermental Tangguh saat Menghadapi Kegagalan Menurut Psikoterapis

Nadya Quamila | Beautynesia
Minggu, 01 Nov 2026 21:30 WIB
Menerima Kegagalan
7 Kebiasaan Orang Bermental Tangguh saat Menghadapi Kegagalan Menurut Psikoterapis/Foto: Magnific.com

Banyak orang berusaha menghindari kegagalan. Sebagian bahkan merasa bahwa kegagalan adalah akhir dari segalanya. Memang, tak bisa dipungkiri, kegagalan terkadang datang bersama rasa sedih, kecewa, dan marah karena kita tidak bisa menggapai apa yang kita inginkan. Tapi kita tentu paham bahwa kegagalan adalah bagian dari kehidupan, bukan?

Sebenarnya kegagalan bukan selamanya hal yang buruk. Bagi orang bermental tangguh, kegagalan adalah proses alami dari perjalanan hidup manusia. Kegagalan membantu mereka untuk evaluasi diri, meningkatkan ketahanan mental, serta sarana pembelajaran.

Lantas, bagaimana, sih, cara orang bermental tangguh menghadapi kegagalan? Menurut psikoterapis Dr. Tracy Hutchinson dilansir dari Psychology Today, berikut caranya!

Menerima Kegagalan

Hidup ini penuh dengan pasang surut, dan kamu yang bermental baja memandang tantangan sebagai peluang untuk berkembang. Kamu memupuk mental dengan beradaptasi terhadap kesulitan, belajar dari kegagalan, dan menjadi lebih kuat.

7 Kebiasaan Orang Bermental Tangguh saat Menghadapi Kegagalan Menurut Psikoterapis/Foto: Magnific.com

Cara mengenali orang bermental tangguh dilihat dari sikapnya menghadapi kegagalan adalah mereka menerima kegagalan itu, bukan menghindar atau menyangkal. Penerimaan ini mampu membantu mereka memproses emosi yang muncul dengan lebih mudah.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, orang bermental baja paham bahwa kegagalan dalam hidup adalah hal yang alami, bahkan di beberapa kasus, memang dibutuhkan. Bagi mereka, kegagalan bukanlah akhir segalanya. Mereka paham bahwa kegagalan adalan bukti bahwa mereka telah mencoba untuk menggapai tujuan yang mereka inginkan.

Punya Mindset Berbeda soal Kegagalan

Menurut psikolog Harvard, ada beberapa kalimat ajaib yang sering diucapkan orang-orang bermental tangguh untuk tetap bisa bertahan menghadapi hal-hal sulit

7 Kebiasaan Orang Bermental Tangguh saat Menghadapi Kegagalan Menurut Psikoterapis/Foto: magnific.com/magnific

Kita sering mengasosiasikan kegagalan dengan hal yang buruk, menyedihkan, tidak ada harapan, dan putus asa. Memang, tak bisa dipungkiri, mengalami kegagalan bisa mengguncang jiwa dan membuat kita terpuruk. Tidak ada yang salah dengan merasakan hal itu.

Tapi poin krusial terjadi setelah kita merasakan semua emosi itu. Apa yang akan kita lakukan? Apakah tetap putus asa atau pelan-pelan bangkit kembali? Perspektif punya peran penting di sini, Beauties.

Orang bermental tangguh memiliki mindset yang berbeda soal kegagalan. Mereka menganggap bahwa kegagalan artinya mereka telah berani mencoba. Kegagalan artinya ia telah menemukan satu cara yang tidak berhasil, dan akan kembali mencari jalan lainnya yang akan membawanya selangkah lebih dekat untuk mencapai impian.

Memaknai Kegagalan dari Sisi Spiritual

Bagi orang bermental tangguh, kegagalan adalah proses alami dari perjalanan hidup manusia. Kegagalan membantu mereka untuk evaluasi diri, meningkatkan ketahanan mental, serta sarana pembelajaran. Mereka menerima kegagalan, bersikap welas asih kepada diri, dan tetap optimis.

7 Kebiasaan Orang Bermental Tangguh saat Menghadapi Kegagalan Menurut Psikoterapis/Foto: Pexels.com

Bagi sebagian orang, keyakinan spiritual bisa menjadi sumber kekuatan saat mereka menghadapi kegagalan. Keyakinan ini membantu mereka memaknai pengalaman sulit, tetap optimis, dan menemukan hal yang masih bisa disyukuri di tengah kekecewaan. Mereka akan berpikir bahwa kegagalan ini mendatangkan banyak pengalaman, dan mereka akan belajar dari prosesnya.

Dengan begitu, kegagalan tidak hanya dipandang sebagai pengalaman yang menyakitkan, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan hidup yang dapat memberikan pelajaran berharga, Beauties.

Bersikap Welas Asih kepada Diri Sendiri

Bagi orang bermental tangguh, kegagalan adalah proses alami dari perjalanan hidup manusia. Kegagalan membantu mereka untuk evaluasi diri, meningkatkan ketahanan mental, serta sarana pembelajaran. Mereka menerima kegagalan, bersikap welas asih kepada diri, dan tetap optimis.

7 Kebiasaan Orang Bermental Tangguh saat Menghadapi Kegagalan Menurut Psikoterapis/Foto: Pexels.com

Ketika gagal, mudah menjadi musuh bagi diri sendiri. Kita akan mengucapkan kata-kata tajam, menghukum diri sendiri, dan bersikap kejam kepada diri. 

Namun, berbeda dengan orang yang punya mental tangguh. Mereka akan bersikap welas asih kepada diri sendiri. Mereka akan memperlakukan diri sendiri dengan penuh kebaikan, kepedulian, dan pengertian, sama halnya ketika mereka memperlakukan orang lain yang sedang kesulitan.

Untuk memunculkan sikap welas asih terhadap diri sendiri, teknik mindfulness dapat membantu, Beauties. Teknik ini membantu kita untuk mengakui perasaan alih-alih menepisnya. Kesadaran penuh dapat membantu seseorang untuk mengingat bahwa mereka tidak sendirian; faktanya, ada banyak sekali orang yang merasakan hal yang sama persis seperti yang mereka rasakan saat ini juga.

Belajar dari Kegagalan

Selain lebih bersyukur, mereka memandang kegagalan sebagai peluang. Alih-alih mencari kambing hitam dari kegagalan itu, mereka justru terus berkembang dengan belajar dari kesalahannya.

7 Kebiasaan Orang Bermental Tangguh saat Menghadapi Kegagalan Menurut Psikoterapis/Foto: Magnific.com/benzoix

Ungkapan "kegagalan adalah guru terbaik" menjadi salah satu kalimat yang dipegang erat oleh orang bermental baja. Mereka tidak membiarkan diri larut dalam kesedihan. Mereka akan mengambil jeda sejenak, menenangkan diri, kemudian melakukan refleksi. Mereka akan belajar dari kegagalan.

Mereka bertanya, "Bagaimana saya bisa melakukan ini dengan cara yang berbeda? Apa yang saya pelajari tentang apa yang berhasil, dan apa yang saya pelajari tentang apa yang tidak berhasil?".

Tidak Berbohong soal Perasaan

Kamu yang terlahir tangguh dan bermental baja tidak akan menyalahkan diri sendiri ketika gagal atau membuat kesalahan.

7 Kebiasaan Orang Bermental Tangguh saat Menghadapi Kegagalan Menurut Psikoterapis/Foto: Magnific.com

Apakah orang bermental tangguh tidak merasakan kesedihan atau kekecewaaan saat mengalami kegagalan? Mereka tentu merasakannya juga, Beauties.

Bedanya, mereka menerimanya dan tidak memendamnya begitu saja. Mereka tidak berbohong kepada diri sendiri. Mereka jujur dan mengakui perasaan tersebut dan memberi diri mereka waktu untuk memproses kegagalan itu. Perasaan sedih, kecewa, hancur, atau ditolak adalah hal yang normal dan tidak perlu ditakuti.

Optimis tapi Tetap Realistis

Cara mengenali orang bermental kuat dari sikapnya saat menghadapi kegagalan adalah mereka pribadi yang optimis tapi tetap realistis.

7 Kebiasaan Orang Bermental Tangguh saat Menghadapi Kegagalan Menurut Psikoterapis/Foto: Magnific.com

Kebiasaan orang bermental tangguh ketika menghadapi kegagalan adalah mereka pribadi yang optimis tapi tetap realistis. Setelah evaluasi dan refleksi diri, mereka akan kembali mencoba cara lain demi mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Meski tetap optimis, tapi itu tidak membutakan mereka, Beauties. Mereka juga tetap realistis dengan apa yang mereka bisa usahakan.

Mereka paham bahwa mereka tidak selalu dapat memahami segala sesuatu pada saat itu juga. Tapi saat mereka menghubungkan berbagai momen di masa lalu, mereka dapat melihat bahwa ada alasan positif di balik kegagalan yang mereka alami.

Bagaimana, Beauties? Ada kebiasaan yang sering kamu lakukan juga saat menghadapi kegagalan?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE