7 Kota Paling Ramah Mahasiswa di Jepang untuk Kuliah Tahun 2027

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Jumat, 09 Oct 2026 12:30 WIB
2. Fukuoka
Fukuoka.Kyushu University/Foto: instagram.com/kyushuuniversity

Jepang menjadi salah satu negara tujuan yang banyak diminati untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Negara ini memiliki banyak universitas dengan reputasi akademik yang kuat. Selain reputasi kampus, penting untuk mahasiswa internasional, termasuk Indonesia memilih lingkungan kota yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Menurut situs GyanMirai, ada tiga variabel penting yang harus dipertimbangkan ketika memilih kota untuk berkuliah di Jepang, mulai dari biaya hidup, keramaian kota, hingga kebiasaan sehari-hari yang ingin dilakukan. GyanMirai memberikan peringkat 7 kota yang paling ramah untuk mahasiswa Internasional, termasuk mahasiswa Indonesia yang berencana kuliah di Jepang tahun 2027 berdasarkan biaya hidup, gaya hidup, dan komunitas internasional. Yuk, simak, Beauties!

1. Sendai

Sendai. Tohoku University/Foto: instagram.com/shovonshariar

Sendai merupakan ibu kota wilayah Tohoku yang juga terdapat Tohoku University, salah satu universitas riset terkemuka di Jepang. Universitas ini menyediakan banyak program pascasarjana berbahasa Inggris, komunitas mahasiswa internasional, dan layanan administrasi berbahasa Inggris yang membantu urusan visa hingga tempat tinggal.

Kota Sendai relatif mudah untuk dijelajahi karena tata kotanya teratur, dan kampus bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau satu kali perjalanan subway dari sejumlah kawasan mahasiswa. Biaya sewa apartemen di sekitar kampus sekitar 40.000–55.000 JPY per bulan, yang disebut sekitar 40% lebih rendah dibandingkan kawasan pusat Tokyo.

Di sisi lain, mahasiswa perlu mempertimbangkan saat musim dingin karena kota ini bisa lebih dingin daripada Tokyo, dalam kesehariannya masyarakat lebih banyak yang menggunakan bahasa Jepang dibanding bahasa Inggris, dan juga peluang kerja paruh waktu yang lebih terbatas. Sehingga, kota ini bisa jadi pilihan bagi mahasiswa yang mengutamakan lingkungan kampus dan biaya hidup yang relatif terjangkau.

2. Fukuoka

Fukuoka.Kyushu University/Foto: instagram.com/kyushuuniversity

Fukuoka berada di utara Kyushu. Terdapat Kyushu University yang menjadi universitas nasional terkemuka di Jepang. Kota ini disebut memiliki biaya sewa sekitar 35% lebih rendah dibandingkan pusat Tokyo. Selain itu, biaya makanan juga relatif terjangkau. Iklimnya cenderung lebih ringan dengan musim dingin yang lebih singkat.

Fukuoka memiliki keunggulan lainnya yaitu akses transportasi. Bandara Fukuoka bisa ditempuh sekitar 15 menit dari pusat kota menggunakan subway, sehingga cukup praktis bagi mahasiswa internasional.

Namun, mahasiswa juga perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti layanan bahasa Inggris yang terbatas di luar kampus, peluang kerja paruh waktu yang seringnya di sekitar pariwisata dan hospitality, serta jarak dari pusat riset Tokyo-Kyoto yang mungkin menjadi pertimbangan bagi mahasiswa jurusan tertentu.

3. Tsukuba

Tsukuba. University of Tsukuba/Foto: instagram.com/university_of_tsukuba

Tsukuba dikenal sebagai science city yang sejak tahun 1970-an dirancang sebagai kawasan pusat penelitian. Kota ini memiliki University of Tsukuba dan berbagai lembaga riset seperti AIST, NIMS, JAXA, dan KEK. Kota ini memiliki lingkungan akademik yang sangat kuat, terutama untuk bidang STEM dan banyak program pascasarjana yang menggunakan bahasa Inggris.

Biaya sewa apartemen sekitar 40.000–55.000 JPY per bulan dengan jarak yang cukup dekat dengan lembaga penelitian dan kampus. Tsukuba juga memiliki komunitas mahasiswa internasional yang besar dan dukungan administrasi berbahasa Inggris yang baik. Kota ini relatif tenang dan kulinernya pun tidak sebanyak kota besar, karena itu Tsukuba sangat cocok bagi mahasiswa yang mengutamakan lingkungan akademik dan riset dibandingkan kehidupan serba ramai seperti di perkotaan.

4. Kyoto

Kyoto. Kyoto University/Foto: instagram.com/kyotouniversity

Kyoto adalah salah satu kota pendidikan terkemuka di Jepang. Terdapat Kyoto University, yang menjadi salah satu universitas bergengsi di Jepang. Kota ini menawarkan perpaduan kehidupan akademik dengan budaya Jepang yang kuat. Biaya sewa di kota ini diperkirakan sekitar 45.000–65.000 JPY per bulan, sedikit lebih rendah dibandingkan Tokyo.

Kyoto memiliki komunitas mahasiswa internasional yang besar dan sejumlah program magister berbahasa Inggris, terutama di bidang sains dan teknik. Kota ini juga relatif nyaman bagi mahasiswa yang menyukai menjelajahi kota dengan sepeda dan berjalan kaki.

Di sisi lain, musim panas di Kyoto sangat panas dan musim dinginnya lebih dingin dibandingkan Tokyo dan Osaka. Pusat kotanya sangat ramai dengan wisatawan. Kota ini menarik untuk mahasiswa yang ingin tinggal dalam lingkungan pendidikan, budaya, dan kehidupan kota yang lebih tenang, dengan pertimbangan cuaca dan kepadatan wisatawan.

5. Osaka

Osaka. Osaka University/Foto: instagram.com/uosaka

Osaka merupakan salah satu kota besar utama di Jepang. Terdapat Osaka University dan Osaka Metropolitan University yang memiliki aktivitas riset yang kuat. Osaka University memiliki komunitas mahasiswa internasional yang cukup besar, namun penggunaan bahasa Inggris di luar lingkungan kampus cenderung lebih terbatas dibandingkan Tokyo.

Osaka termasuk kota yang strategis karena terhubung dengan Kyoto, Kobe, dan Tokyo yang bisa ditempuh dengan kereta cepat. Biaya sewa apartemen diperkirakan sekitar 45.000–65.000 JPY per bulan, lebih rendah dibandingkan kawasan pusat Tokyo. Kota ini juga terkenal dengan biaya makan yang relatif terjangkau dan kehidupan kota yang lebih santai. Kota ini bisa dipertimbangkan untuk mahasiswa yang menginginkan fasilitas dan kehidupan kota besar tanpa biaya hidup setinggi Tokyo.

6. Sapporo

Sapporo. Hokkaido University/Foto: instagram.com/hokkaidouni

Sapporo merupakan ibu kota Hokkaido yang terdapat Hokkaido University, salah satu universitas riset terkemuka di Jepang. Kota ini memiliki biaya sewa dan biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan kota-kota besar atau sekitar 40–45% lebih murah dibandingkan pusat Tokyo.

Sapporo memiliki musim panas yang nyaman dan tidak terlalu lembap. Selain itu, banyak aktivitas luar ruangan seperti hiking, ski, dan pemandian air panas. Namun, musim dingin di kota ini lebih berat dibanding kota lainnya dengan salju yang banyak dan suhu di bawah titik beku selama beberapa bulan. Sapporo menjadi kota yang cocok bagi mahasiswa yang mengutamakan biaya hidup lebih rendah dan menyukai cuaca dingin.

7. Tokyo

Tokyo. The University of Tokyo/Foto: instagram.com/utokyo_pr

Tokyo merupakan kota dengan pusat pendidikan, bisnis, dan industri terbesar di Jepang. Kota ini memiliki banyak universitas ternama seperti The University of Tokyo, Institute of Science Tokyo, Waseda University, Keio University, Sophia University, dan berbagai institusi lainnya. Tak heran, kota ini memiliki komunitas mahasiswa internasional yang besar, layanan berbahasa Inggris yang lebih mudah ditemukan, banyak peluang kerja paruh waktu, dan jaringan industri dan riset yang luas.

Salah satu tantangan terbesar di kota ini yaitu biaya hidup yang tinggi. Sewa apartemen sekitar 80.000–130.000 yen per bulan, dengan jarak 30 menit dari kampus-kampus di pusat kota. Selain itu, biaya hidup mahasiswa juga relatif mahal. Maka dari itu, beasiswa atau sumber pendanaan menjadi faktor penting bagi mahasiswa yang memilih untuk kuliah di Tokyo.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE