Benarkah Es Kopi Bisa Bikin Gagal Interview Kerja? Ini Kata Para Pakar Karier

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Senin, 05 Oct 2026 14:00 WIB
Pendapat Para Pakar Karier
Pendapat para pakar karier. Sebaiknya cari aman saat interview kerjan dengan tidak membawa es kopi/Foto: pexels.com/Kampus Production

Beauties, beberapa waktu lalu sebuah unggahan video TikTok ramai menjadi perdebatan. Hal ini bermula ketika seorang perekrut perusahaan membagikan pendapatnya tentang kandidat Gen Z yang membawa es kopi saat wawancara kerja.

Dalam videonya, ia menyebutkan bahwa minum es kopi saat wawancara “terlihat terlalu santai” sehingga menurutnya itu bisa mengurangi peluang untuk diterima dalam pekerjaan yang dilamar. Video yang viral tersebut memunculkan perdebatan di antara netizen, Beauties.

Berbagai komentar dari yang setuju dengan pendapat bahwa membawa es kopi saat interview kerja terlihat tidak profesional. Sementara yang lainnya ada yang berpendapat, bahwa membawa es kopi tidak ada hubungannya dengan kualifikasi pekerjaan tersebut.

Pendapat Para Pakar Karier

Pendapat para pakar karier. Sebaiknya cari aman saat interview kerjan dengan tidak membawa es kopi/Foto: pexels.com/Kampus Production

Terlepas dari perdebatan sengit yang terjadi dalam unggahan tersebut, ternyata tidak ada bukti kuat kalau Gen Z lebih sering bawa es kopi saat interview kerja dibanding generasi lainnya. Melansir dari yang CNBC make it, Fisher seorang pakar karier menyebutkan mungkin beberapa dari mereka lebih cenderung menolak aturan atau standar tempat kerja yang menurut mereka tampak sewenang-wenang atau ketinggalan zaman bagi mereka.

Menurut beberapa perekrut, kandidat Gen Z yang membawa es kopi saat wawancara kerja mungkin tampak tidak profesional bagi pekerja yang lebih tua yang memperkuat stereotip Gen Z di tempat kerja bahwa mereka akan malas saat bekerja atau mereka tidak akan cocok.

Menurut Jamie Close, pakar karier lainnya, seorang kandidat yang membawa minuman atau tidak bukanlah hal yang harus diingat sebagai perekrut. Namun, karena para perekrut memiliki sudut pandang yang berbeda, jadi sebaiknya cari aman saja, untuk menghindari hal-hal yang mungkin di luar kendali, misalnya kopinya bisa tumpah yang bisa membuat interview-nya jadi tidak fokus Menghindari apapun yang mengurangi performa saat interview kerja harus selalu dipersiapkan. Tentunya, tujuan akhirnya adalah memberikan yang terbaik dan menarik para perekrut. 

Apa yang Bisa Dilakukan Kandidat dan Perekrut?

Hal yang bisa dilakukan kandidat dan perekrut. Fokus pada kemampuan/Foto: pexels.com/MART PRODUCTION

Intinya, jangan langsung menganggap penolakan karena membawa es kopi sebagai tanda kandidat yang buruk. Menurut Gavin, hal tersebut juga bisa mencerminkan budaya atau karakter tempat kerja tersebut. Kalau punya pilihan, kandidat bisa menganggapnya sebagai tanda bahwa perusahaan tersebut mungkin memang bukan tempat yang cocok.

Para pakar menyarankan bahwa wawancara kerja adalah proses dua arah. Kandidat bukan hanya dinilai perusahaan, tetapi juga bisa menilai lingkungan kerja. Interview kerja bisa jadi kesempatan untuk lebih banyak bertanya soal budaya kerja dan ekspektasi perusahaan, sehingga bisa memiliki gambaran.

Untuk para perekrut, para pakar karir juga menyarankan sebaiknya memberi kandidat sedikit kelonggaran saat wawancara, jangan terlalu kaku yang bisa membuat orang gugup. Penilaian sebaiknya tetap fokus apakah kandidat mampu menjalankan pekerjaan dengan baik.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.