Cara Menanak Nasi yang Tepat Sesuai dengan Jenis Beras

Anindya Milagsita | Beautynesia
Minggu, 28 Apr 2019 02:45 WIB
https://www.masakapahariini.com/wp-content/uploads/2018/09/shutterstock_1177577908-1024x683.jpg
Nasi jadi bahan makanan pokok bagi orang Indonesia. Seperti kata orang Indonesia yang berkata belum makan namanya kalau belum makan tanpa nasi. Nasi yang kaya akan karbohidrat membuat kita tahan lama untuk kenyang. Jika biasanya nasi berasal dari beras putih, ternyata ada beberapa jenis beras lain yang bisa juga dikonsumsi. Beberapa diantaranya juga sengaja dikonsumsi untuk program diet. Buat kamu yang suka mengkonsumsi beberapa jenis beras, tentunya harus mengetahui cara menanaknya supaya nasi yang dihasilkan pulen dan enak.

1. Menanak Beras Putih


Jenis beras pertama adalah beras putih. Nah buat kamu yang penasaran dengan cara menanak nasi tanpa rice cooker bisa ikuti cara berikut ladies. Pertama yang perlu kamu siapkan adalah beras putih sebanyak 2 gelas ukuran sedang, panci kastrol/panci biasa, dan panci kukus.

Langkah selanjutnya cuci beras dalam panci kastrol hingga bersih. Beri air hingga setinggi satu ruas jari. Setelah itu rebus hingga air menyusut. Siapkan panci kukus, beri air sesuai garis, dan panaskan. Setelah panci kukus panas, masukkan beras yang sudah direbus tadi. Kukus selama 30 menit. 


Foto: Istimewa

Untuk hasil nasi yang pulen dan tahan lama, usahakan saat mencuci beras cuci bersih hingga warna air berubah menjadi bening. Selain itu pada saat proses merebus, jangan lupa untuk mengaduknya supaya bagian bawah tidak gosong.


Foto: Istimewa

2. Menanak Beras Merah


Selanjutnya ada jenis beras merah. Untuk jenis beras ini kamu harus melalui beberapa tahapan untuk mendapatkan nasi merah yang pulen, lembut, dan mantap. Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah menyiapkan beras merah sebanyak 2 gelas ukuran sedang, panci kastrol/panci biasa, dan rice cooker. Cuci beras merah hingga bersih dan rendam beras selama 30 menit dengan ukuran air setinggi 1,5 ruas jari.

Setelah beras direndam, rebus beras menggunakan panci hingga setengah matang. Kemudian masukkan beras merah yang sudah setengah matang ke rice cooker beri air setinggi 1 ruas jari. 


Foto: Istimewa

Untuk hasil yang maksimal cuci beras merah hingga bersih dan pastikan merendam tidak lebih dari 30 menit. Pada saat merebusnya pun usahakan benar-benar setengah matang, jangan sampai mendekati matang karena khawatir nasi merah akan menjadi lembek saat dikukus nantinya.


Foto: Istimewa

3. Menanak Beras Jasmine


Jenis beras lainnya adalah beras jasmine yang berasal dari Thailand. Beras ini memiliki warna putih yang mirip dengan beras putih pada umumnya, yang membedakan adalah bentuknya yang lebih pipih dan panjang. Untuk mengolah beras ini kamu perlu menyiapkan beras jasmine sebanyak 2 gelas ukurang sedang dan panci kastrol/panci biasa. Selanjutnya kamu harus mencuci beras hingga bersih. Tuang pada panci dan beri air setinggi 1 ruas jari. Rebus hingga beras matang dan nasi jasmine siap untuk dinikmati. 


Foto: Istimewa

Beras jasmine merupakan beras yang berasal dari Tahiland yang berhasil menjadi pemenang dalam kompetisi beras tingkat internasional Rice Trader World Rice Conference 2012 di Bali. Beras ini memiliki keunggulan dalam hal aroma dan rasa. Saat beras ini dimasak menjadi nasi, nasi yang dihasilkan bertekstur pulen dan tidak terlalu lengket. Selain itu nasi yang dimasak juga memiliki wangi melati yang samar.


Foto: Istimewa

4. Menanak Beras Shirataki


Last but not least ada jenis beras yang bernama shirataki. Langkah untuk menanak beras shirataki adalah menyiapkan beras sebanyak 2 gelas ukuran sedang dan panci kastrol/panci biasa. Cuci beras hingga bersih kemudian masukkan ke dalam panci. Beri air setinggi satu ruas jari. Rebus beras, aduk sesekali agar beras tidak mengendap. Setelah matang, tiriskan dan biarkan nasi shirataki menjadi dingin. 


Foto: Istimewa

Beras shirataki atau bisa juga disebut rice konyaku menjadi beras yang familiar bagi orang-orang yang melakukan program diet. Beras ini biasa dikonsumsi untuk diet. Beras shirataki ini memiliki jumlah kalori sebesar 0 alias tidak ada kalori sama sekali dalam beras ini. Bentuk dan warna beras ini termasuk unik dan berbeda dari yang lain karena menyerupai sereal yang pipih serta berwarna putih pekat. Namun saat dimasak, beras akan berubah menjadi nasi yang pulen dan bening bersih. 


Foto: Istimewa
(kik/kik)
Loading ...