Aksi demonstrasi kerap diwarnai dengan tembakan gas air mata yang dilakukan oleh aparat untuk membubarkan massa. Efek terkena gas air mata tidak bisa diabaikan begitu saja, Beauties!
Menurut CDC, efek gas air mata jika mengenai mata dapat menyebabkan air mata berlebihan, rasa terbakar, hingga penglihatan kabur. Selain itu, zat iritan tersebut dapat menyebabkan hidung berair dan sensasi terbakar pada saluran pernapasan. Hal ini pun turut menyebabkan kondisi kesulitan menelan serta sesak dada, sesak napas, dan perasaan tersedak.
Apalagi untuk yang terpapar dari jarak dekat atau ruang tertutup, dapat menyebabkan efek jangka panjang termasuk kebutaan, glaukoma, hingga gagal pernapasan.
Mengutip CNN Edition, gas air mata sebenarnya berbentuk zat padat, bukan gas. Umumnya dikenal dengan inisialnya, senyawa kloroasetofenon (CN) dan klorobenzilidenemalononitril (CS) dijadikan sebagai gas air mata ketika bubuk bertekanan dicampur ke dalam formulasi cair yang kemudian dilepaskan ke udara.
The American Academy of Ophthalmology menyarankan untuk membawa pelindung mata saat mengikuti demonstrasi. Meski tidak memberikan perlindungan secara penuh, kacamata bisa membantu meminimalkan risiko cedera pada mata.
Langkah Pertolongan saat Terkena Gas Air Mata
|
|
Beauties, ada beberapa langkah pertolongan saat terkena gas air mata yang kerap terjadi saat aksi demonstrasi. Simak!
1. Tutup rapat hidung, mulut, dan mata agar tidak banyak gas air mata yang terhirup. Segera dan seaman mungkin menjauhi area yang terkena gas air mata.
2. Bilas mata dengan banyak air bersih atau cairan pencuci mata khusus selama 10-15 menit. Lakukan dengan cara menunduk agar air yang mengalir berisi serbuk gas air mata tidak menempel di kulit atau baju. Jika memakai lensa kontak, segera lepaskan dan buang. Untuk kacamata bisa dibersihkan dengan air bersih.
3. Jika serbuk gas air mata terlanjur mengenai kulit dan baju, lepaskan semua pakaian atau bilas semuanya dengan air dingin. Pertolongan pertama akan lebih maksimal jika langsung mandi air bersih. Hati-hati saat melepaskan baju yang sudah terkena gas air mata, disarankan untuk mengguntingnya daripada melewati kepala yang serbuknya kemungkinan bisa terkena mata.
4. Cari udara segar dan hirup udara segar sebanyak mungkin. Bergeraklah ke tempat yang lebih tinggi karena partikel gas air mata memiliki massa yang lebih berat daripada udara sehingga cenderung mengendap di bawah.
5. Sering-seringlah berkedip untuk merangsang produksi air mata alami. Jangan menggosok atau mengucek mata, sebab menggosoknya dapat menyebarkan kristal bahan kimia di permukaan mata.
6. Segera dapatkan bantuan medis jika gejala berlanjut.
Saat terkena gas air mata disarankan untuk menggunakan air dingin yang mengalir. Penggunaan air panas akan membuka pori-pori yang membuat sisa gas air mata lebih mudah meresap ke dalam lapisan kulit yang meradang. Selain itu, hindari berendam karena akan membuat bahan gas air mata menempel dan menyebar pada kulit.
Nah Beauties, itu dia cara mengatasi saat terkena gas air mata. Tetap jaga keselamatan dan ketertiban saat aksi demonstrasi ya!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!