Dampak Silent Treatment Orang Tua pada Anak yang Bisa Terbawa hingga Dewasa

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Selasa, 03 Nov 2026 10:00 WIB
1. Sulit Mengungkapkan Perasaan Sendiri
Ilustrasi perempuan yang digambarkan sebagai sosok yang sulit mengungkapkan perasaannya/Foto: Magnific/KamranAydinov

Silent treatment adalah sikap mendiamkan seseorang saat sedang ada masalah. Jika dilakukan orang tua kepada anak, sikap ini bisa membuat anak bingung karena tidak tahu apa yang terjadi dan harus berbuat apa.

Saat marah, orang tua tentu boleh mengambil waktu untuk menenangkan diri. Namun, memberi waktu untuk meredakan emosi berbeda dengan mendiamkan anak sebagai hukuman tanpa penjelasan.

Jika terus berulang, kebiasaan ini bisa memengaruhi cara anak menghadapi masalah dan menjalin hubungan dengan orang lain saat dewasa. Melansir Your Tango, ada sejumlah kebiasaan yang bisa terbawa hingga dewasa pada anak yang tumbuh dengan orang tua yang menerapkan silent treatment. Apa saja? Yuk, simak selengkapnya, Beauties!

1. Sulit Mengungkapkan Perasaan Sendiri

Ilustrasi perempuan yang digambarkan sebagai sosok yang sulit mengungkapkan perasaannya/Foto: Magnific/KamranAydinov

Tidak semua orang terbiasa bercerita saat sedang sedih, kecewa, atau marah. Bagi anak yang sering didiamkan orang tuanya, mengungkapkan perasaan bahkan bisa terasa menakutkan.

Di rumah, anak seharusnya bisa belajar mengenali emosi dan menyampaikannya dengan nyaman. Namun, jika orang tua justru memilih diam saat ada masalah, anak bisa kehilangan kesempatan untuk belajar menghadapi perasaan dengan cara yang sehat.

Kebiasaan ini mungkin terbawa sampai dewasa, Beauties. Mereka bisa memilih memendam perasaan karena takut kejujuran justru membuat orang lain menjauh.

2. Sulit Menetapkan Batasan dengan Orang Lain

Ilustrasi perempuan yang terlihat ragu menolak permintaan orang lain/Foto: Magnific/magnific

Anak yang terbiasa didiamkan oleh orang tuanya mungkin merasa bingung ketika menghadapi konflik. Mereka tidak selalu tahu apa yang salah atau bagaimana menyampaikan keberatan tanpa membuat orang lain marah.

Ketika dewasa, kebiasaan ini bisa membuat mereka kesulitan menetapkan batasan dalam pertemanan maupun hubungan asmara. Mereka mungkin memilih mengalah meski sebenarnya merasa tidak nyaman dengan perlakuan orang lain.

Rasa takut ditolak juga bisa membuat seseorang terus berusaha memenuhi keinginan orang di sekitarnya. Tanpa disadari, kebutuhan dan perasaannya sendiri justru sering dikesampingkan demi menjaga hubungan tetap baik.

3. Cenderung Menjauh saat Hubungan Mengalami Masalah

Ilustrasi perempuan yang duduk menjauh setelah berselisih dengan pasangan/Foto: Pexels/Timur Weber

Saat masalah di rumah sering berakhir dengan saling diam, anak bisa terbiasa menghindari konflik daripada membicarakannya. Mereka mungkin merasa menjauh adalah cara paling aman saat menghadapi situasi yang membuatnya tidak nyaman.

Kebiasaan ini bisa terbawa hingga dewasa, misalnya saat berselisih dengan teman atau pasangan. Daripada membicarakan apa yang dirasakan, mereka memilih diam karena bingung harus mulai dari mana.

Sebenarnya, mereka mungkin ingin dimengerti tanpa harus menjelaskan semuanya. Namun, jika kedua pihak sama-sama diam, masalah bisa berlarut-larut dan hubungan pun perlahan menjadi renggang.

4. Merasa Tidak Diinginkan

Ilustrasi perempuan yang merasa dirinya tidak disayangi orang tuanya/Foto: Magnific/bearfotos

Anak biasanya berharap mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Namun, ketika orang tua tiba-tiba mendiamkan mereka, anak bisa merasa dirinya tidak lagi dianggap penting.

Tanpa penjelasan yang jelas, anak mungkin mengira kalau dirinya melakukan kesalahan atau merasa orang tuanya tidak menyayanginya. Mereka pun bisa terbiasa menyalahkan diri sendiri setiap kali orang terdekatnya bersikap dingin.

Saat dewasa, pengalaman ini bisa membuat seseorang lebih mudah merasa ditolak. Mereka mungkin berusaha keras menyenangkan orang lain karena takut tidak diterima atau ditinggalkan.

Silent treatment yang dilakukan orang tua mungkin dianggap sepele, tetapi kebiasaan mendiamkan anak bisa memengaruhi mentalnya hingga dewasa. Karena itu, penting bagi orang tua untuk tetap membuka komunikasi saat ada masalah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE