Di Balik Kehidupan Glamor, Sederet Selebriti Dunia Ini Berjuang Menghadapi Penyakit Langka

Ullya Muflihatin | Beautynesia
Jumat, 16 Jun 2023 20:00 WIB
Di Balik Kehidupan Glamor, Sederet Selebriti Dunia Ini Mengidap Penyakit Langka/Foto: Instagram.com/justinbieber

Dalam dunia hiburan yang glamor, selebriti sering kali dianggap sebagai simbol kesempurnaan dan kemewahan. Namun, dibalik sorotan panggung, ada kisah-kisah inspiratif tentang selebriti dunia yang menghadapi tantangan hebat dalam bentuk penyakit langka

Para selebriti dunia ini tidak hanya menghadapi tekanan dan tuntutan industri, tetapi juga harus mengatasi kondisi medis yang jarang terjadi. Inilah beberapa selebriti dunia yang memperlihatkan keberanian dan ketekunan luar biasa dalam menghadapi penyakit langka yang mereka alami.

Selebriti Dunia yang Mengidap Penyakit Langka

1. Bruce Willis Mengumumkan Dirinya Menderita Demensia Frontotemporal


Bruce Willis/ Foto: Instagram/ @dobledebruce

Bintang Hollywood Bruce Willis mengumumkan bahwa dirinya tengah menderita demensia frontotemporal. Aktor yang membintangi film Assassin ini sebelumnya sempat didiagnosa menderita afasia, yang menyebabkan ia kesulitan bicara. Sayangnya, penyakit ini berkembang dan menyerang otak bagian depan (frontal) serta sisi otak (temporal) yang dikenal dengan demensia frontotemporal.

Melansir dari alz.org, demensia frontotemporal merupakan penyakit yang disebabkan oleh hilangnya sel saraf pada otak yang menyebabkan hilangnya fungsi di daerah otak ini. Penyakit ini dapat menyebabkan penurunan perilaku, kepribadian dan/atau kesulitan dalam menghasilkan atau memahami bahasa. Hingga kini, para ilmuwan belum menemukan obat untuk penyakit ini.

2. Samantha Ruth Prabhu Menderita Myositis

Aktor populer India Samantha Ruth Prabhu secara terbuka mengungkapkan situasinya berhadapan dengan penyakit langka Myositis. Penyakit ini menyerang kekebalan tubuh dan menyebabkan otot penderita menjadi lemah.

Karena peradangan dan kerusakan otot, aktivitas dasarnya menjadi terganggu. Ia kesulitan bangun dari kursi, memegang benda di tangan atau menaiki tangga. Saat ini ia fokus dengan pemulihannya dan berjuang keras melawan kondisi tersebut. 

(naq/naq)