Di Tengah Era Digital, Kenapa Banyak Orang Kembali Menulis Tangan?

Elvin Nuril Firdaus | Beautynesia
Senin, 20 Jul 2026 18:00 WIB
Menulis Tangan/Foto: pexels.com/Ketut Subiyanto

Berkat kecanggihan teknologi saat ini, banyak orang yang lebih suka mengetik daripada menulis dengan tangan. Hal ini banyak dijumpai di bangku perkuliahan, atau di kalangan orang dewasa saat mencatat tugas harian.

Meski begitu, ternyata banyak orang yang mulai kembali mempraktikkan menulis dengan tangan. Laman lwtears.com menyebutkan bahwa menikmati kembali menulis tangan membawa berbagai manfaat untuk anak-anak maupun orang dewasa, mulai dari meningkatkan aktivitas otak, hingga mempertajam perhatian.

Lantas, mengapa banyak orang mulai kembali mempraktikkan menulis tangan? Berikut penjelasannya.

Alasan Menulis Tangan Kembali Digemari


Menulis Tangan/Foto: pexels.com/Ketut Subiyanto

Digitalisasi membuat banyak aktivitas dilakukan secara instan melalui perangkat elektronik, baik itu HP, tablet, maupun komputer. Namun, di tengah penggunaan perangkat digital tersebut, banyak orang yang justru memilih untuk kembali menulis tangan.

Berikut beberapa alasannya.

1. Banyak Orang Merasa Jenuh dengan Layar

Bagi seseorang yang menghabiskan sebagian besar waktunya sepanjang hari di depan layar untuk bekerja, tentu akan cepat merasa jenuh dan lelah. Kamu akan terus diburu notifikasi atau justru terjebak dengan aktivitas scroll media sosial yang membuat mata lelah.

Maka dari itu, beberapa di antara mereka memilih untuk kembali mencoba kegiatan yang jauh dari layar ketika sedang luang. Misalnya, dengan menulis jurnal atau mencatat daily task di buku. Aktivitas ini akan membantu mata beristirahat sejenak dari layar.

2. Fenomena Journaling

Kamu tentu sudah tidak asing dengan journaling di buku. Menulis jurnal telah ada sejak dulu, tetapi mulai tren sejak pandemi, hingga banyak anak muda sampai orang dewasa mempraktikkannya. 

Aktivitas ini membantu seseorang untuk menuangkan pikirannya dalam tulisan. Menariknya lagi, kebanyakan orang juga melakukan journaling sambil mengasah kreativitasnya, seperti menghias bukunya dengan stiker. Hal inilah yang membuat banyak orang mulai menulis tangan.

3. Memberikan Pengalaman Personal

Banyak orang yang menyadari bahwa menulis tangan memberikan pengalaman berbeda daripada mengetik. Saat menulis, kamu akan melakukannya lebih lambat dibandingkan mengetik.

Proses tersebut membantu otak untuk mengolah pikiran, memilih kosakata, hingga merefleksikan apa yang ingin kamu tulis. Maka dari itu, tidak jarang orang yang merasa jika menulis tangan membuatnya merasa lebih personal dan emosional.

(naq/naq)