Sejak perilisan memoarnya yang berjudul Spare pada 10 Januari lalu, nama Pangeran Harry tak pernah sepi diperbincangkan. Pasalnya, beberapa pernyataan yang ditulis oleh sang pangeran banyak mengundang kontroversi. Mulai dari pertikaiannya dengan Pangeran William, hubungan Kate Middleton dan Meghan Markle, dan masih banyak lagi.
Nah, belum lama ini, beberapa pembaca merasa ada kejanggalan atau error fact dari beberapa pernyataan yang ditulis oleh sang pangeran. Pernyataan yang keliru ini sampai membuat beberapa orang mempertanyakan kredibilitas isi memoar Spare tersebut.
Berikut adalah beberapa pernyataan Pangeran Harry yang bertentangan dengan fakta seperti yang dilansir dari Page Six.
Keberadaannya Saat Queen Mother Meninggal Dunia
Dilansir dari Page Six, salah satu error fact pada memoar Pangeran Harry adalah pernyataannya mengenai kematian mendiang nenek buyutnya, yakni Queen Mother yang merupakan ibu dari mendiang Ratu Elizabeth II.
Dalam bukunya tersebut, Pangeran Harry menyebutkan bahwa nenek buyutnya meninggal pada Maret 2002 dalam tidurnya yang tenang. Pada saat mendapat kabar bahwa sang nenek buyut meninggal, Pangeran Harry mengaku sedang berada di asrama sekolahnya, Eton.
"Saat itu aku sedang belajar di Eton, lalu aku menerima telepon bahwa ibu suri telah meninggal," tulis Pangeran Harry. Namun, beberapa laporan menyatakan bahwa pernyataan Pangeran Harry tersebut bertentangan dengan fakta sebenarnya.
Fakta menyebutkan bahwa Pangeran Harry sedang dalam perjalanan ski di Klosters, Swiss, bersama ayahnya, Raja Charles III, dan kakaknya, Pangeran William pada saat kematian Queen Mother. Ada juga foto yang menunjukkan Pangeran Harry kembali ke Inggris dari Swiss sehari setelah kepergian nenek buyutnya.