Semua orang dan semua anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Di tengah keterbatasan yang dimiliki, ternyata tidak menyurutkan semangat anak asal Malang ini untuk meraih mimpi.
Chaswanah Aini namanya. Siswi SMAN 3 Malang, warga kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur ini hidup di tengah keterbatasan ekonomi.
Ibunya hanya bekerja sebagai penjual sayur keliling, sedangkan sang ayah telah meninggal dunia. Meski demikian, hal ini tidak menyurutkan semangatnya untuk meraih mimpi mendapatkan pendidikan terbaik.
Chaswanah bercerita, memang awalnya mimpi tersebut sempat ia kubur dalam-dalam, mengingat keterbatasan ekonominya.
"Memang mimpi itu sempat saya kubur dalam-dalam karena selama ini hanya ibu saya sendiri yang bekerja berjualan sayur keliling untuk menghidupi 3 anaknya. Bapak meninggal sejak saya masih usia 9 tahun," ungkap Chaswanah, seperti yang dikutip dari detikJatim.
Namun perlahan seiring berjalannya waktu, ia mencoba melangkah mewujudkannya. Lebih lengkap tentang kisah Chaswanah Aini. Baca halaman selanjutnya!