Setiap pekerjaan mau itu karir yang disukai atau nggak pasti ada sisi yang menyenangkan maupun menyulitkan. Biasanya pemicu keinginan buat resign dari karir adalah adanya hal-hal nggak menyenangkan atau justru keinginan lain buat meningkatkan kemampuan diri atau sekadar mencari suasana baru. Tandanya arti karir yang kamu jalani ini worth it buat kamu.
Sayangnya keputusan buat resign nggak semudah itu. Banyak banget hal-hal yang dipertimbangkan. Seperti beberapa hal yang bikin galau ini.
1. Apakah Keputusan untuk Ini Tepat?
Seringkali pikiran seperti ini mengganggu keputusan buat resign. Tentu di tempat kamu meniti karir adalah hal-hal yang menjadi pertimbangan. Seperti rekan kerja yang asik, atasan yang baik, lingkungan yang nyaman, bahkan pekerjaan yang benar-benar kamu cintai.
Tapi kalau ada hal-hal yang memicu kamu buat berpikiran mau resign, fokusin lagi aja hal itu. Kalau ternyata gajimu nggak sebanding dengan pekerjaan kamu atau kamu mau meningkatkan kualitas dan kemampuan pekerjaan kamu ya gunakan hal-hal itu sebagai motivasi biar kamu nggak terlalu galau.
2. Berpisah dan Gak Bisa Menemukan Orang-orang Seperti Ini Lagi
Kalau rekan kerja sudah seru, asik, baik, dan nggak merasakan adanya hal-hal yang menjengkelkan biasanya ini yang paling bikin galau. Karena pasti ada pikiran gimana kalau nggak bisa menemukan orang-orang seperti mereka lagi di karir selanjutnya.
Hal seperti ini pun jadi bikin kamu bimbang, tapi jangan dijadikan suatu momok. Toh, kamu resign dari karir adalah bukan berarti memutus hubungan dengan rekan kerja sebelumnya, 'kan? Kalian masih bisa sering menjalin komunikasi meski nggak sesering saat satu tempat kerja.
3. Apa Aku Bakal Dilupakan?
Kalau kamu mikir begini, wajar-wajar aja, sih. Karena kamu pasti mikir bakalan ada penggantimu yang mungkin bisa lebih bagus dan menyenangkan dari kamu atau sebaliknya. Dan mereka yang kamu tinggalkan lama-lama akan terbiasa tanpa kamu.
Daripada fokus ke perpisahan, lebih baik kamu fokus untuk membuka lembaran baru. Kamu masih bisa main ke kantor lama sesekali buat reunian. Mereka nggak bakalan lupain kamu, kok. Sementara itu kamu harus mempunyai rencana karir selanjutnya.
4. Kira-kira di Tempat Baru Nyaman, Nggak, Ya?
Nah, ini dia yang bakal menghantui kamu. Di awal kamu dapat dan pindah tempat kerja baru kamu harus beradaptasi lagi yang bikin kamu jadi membanding-bandingkan dengan karir kamu sebelumnya. Buat kebanyakan orang arti karir adalah yang juga bikin kamu nyaman saat bekerja, jadi kerja pun bahagia nggak terlalu terasa capeknya.
Untuk merasa nyaman nggak harus selalu seperti keadaan karir sebelumnya. Daripada kamu nyari kenyamanan lebih baik kamu membuat kenyamanan. Hal seperti itu bisa, kok, diatasi. Keep positive, ya, Ladies.
5. Apakah Rekan Kerja di Tempat Baru Bisa Nerima Diriku?
Pentingnya beradaptasi adalah untuk mengatasi hal-hal seperti ini. Kamu bisa lihat beberapa kepribadian rekan kerja di tempat kamu meniti karir yang baru. Pasti ada yang cocok dengan kamu dan menerima kamu. Kalau misalnya ada yang nggak menerima kamu ya yang penting selalu berbuat baik aja.
Buang pikiran negatifmu jauh-jauh. Beri aura positif pada dirimu dan ikut bergabung sama mereka biar mereka juga tahu gimana kepribadian kamu. Lambat laun pasti bisa akab seperti di tempat sebelumnya, kok.
Walaupun 5 hal di atas bikin kamu galau, jangan berhenti di satu tempat, ya. Kalau alasan resign kamu lebih kuat daripada untuk stay, jangan ragu untuk melangkahkan kaki ke tempat baru. Semangat, Ladies!
(Editor/Rizki Astuti)