Konflik atau pertengkaran tidak bisa dihindari dalam menjalin hubungan asmara. Sesekali, tentunya wajar apabila kamu melakukan kesalahan terhadap pasangan. Jika sudah begini, yang perlu dilakukan yaitu meminta maaf. Kata “maaf” yang terdengar mudah untuk diucapkan kemudian bisa terasa sangat sulit, apalagi ketika muncul rasa gengsi dan ingin mementingkan ego masing-masing. Kalau sudah begini gimana dong, Ladies? Agar permintaan maafmu bisa lebih tulus dan diterima oleh pasangan, ini dia tips untuk menunjukkan permintaan maaf yang bisa kamu lakukan!
Mengakui Kesalahan
Masalah tidak akan selesai ketika kamu dan pasangan sama-sama egois dan tidak mau mengakui kesalahan masing-masing. Ketika kamu sedang bertengkar ataupun melakukan kesalahan, ada baiknya jika kamu mengevaluasi dirimu sendiri dan mengakui kesalahan yang kamu perbuat, tak peduli sekecil apapun itu. Tindakan ini menunjukkan bahwa kamu memang berniat untuk berubah dan tentunya sudah menyadari apa yang harus kamu ubah.
Ajak Pasangan Bertemu
Setelah kamu mengetahui letak kesalahanmu, kamu bisa meminta maaf duluan tanpa perlu gengsi dan menunggu pasanganmu bergerak duluan. Saat ingin meminta maaf, sebaiknya hindari permintaan maaf melalui chat, telepon, ataupun sms. Ajak pasangan untuk bertemu, ciptakan obrolan untuk mendiskusikan masalah, dan meminta maaf-lah secara langsung di hadapan si dia.
Tidak Perlu Minta Maaf dengan Lebay
Saat melakukan kesalahan atau ingin meminta maaf, pastinya kamu ingin kan permintaan maaf-mu diterima agar hubungan asmara bisa kembali seperti semula? Tapi jangan lupa ya Ladies, kunci dari permintaan maaf yang sukses adalah ketulusan dan introspeksi diri, bukan dengan sesuatu yang berlebihan.
Kamu tidak perlu meminta maaf dengan berlutut di tempat publik sambil menangis dan memohon. Lebih baik kamu minta maaf secara tulus dan sederhana, dan pastikan kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Dengarkan Sudut Pandang si Dia
Setelah kamu mengutarakan permintaan maaf dan mengutarakan keinginan/pendapatmu, jangan lupa juga untuk mendengar komentar dan pendapat pasangan. Dengarkan dan hargai pendapat pasangan, dan jangan lupa juga gunakan empati-mu agar bisa melihat masalah dari sudut pandang pasangan.
Buktikan Ucapanmu
Sudah meminta maaf, baikan, selanjutnya kamu perlu membuktikan perkataan maaf dan hindari mengulang kesalahan yang sama. Permintaan maaf akan menjadi sia-sia ketika kamu dan pasangan tidak pernah benar-benar berubah dan terus mengulang masalah yang sama. Tidak mau kan kamu terus menerus bertengkar hanya karena 1 hal yang sama?