Bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga
Harus kamu sadari, angka kekerasan yang terjadi diantara pasangan, baik yang sudah menikah maupun masih pacaran, dapat dikategorikan terus meningkat. Hal ini ditandai dengan tingginya angka gugat cerai dengan alasan kekerasan yang diajukan istri. Dengan kata lain, wanita merupakan mayoritas korban yang mengalami kekerasan.
Kekerasan Dalam Berpacaran
Tidak hanya pasangan suami istri, kasus kekerasan juga terjadi dalam tingkat hubungan pacaran. Lagi-lagi, korban yang mengalami tindak kekerasan mayoritas adalah perempuan. Bentuk kekerasan ini pun beragam, mulai dari kekerasan verbal hingga fisik. Bahkan, beberapa kasus sampai mengarah pada tindak pembunuhan. Tentu hal ini merupakan fenomena yang harus diatasi bersama.
Tanda Pasangan Melakukan Kekerasan
Untuk menghindari tindakan kekerasan fisik yang berlanjut, kamu perlu mengetahui ciri-ciri pasangan yang terindikasi melakukan kekerasan dalam hubungan, seperti misalnya :
Itulah sebabnya kamu harus segera melakukan tindakan tegas jika pasanganmu mulai melakukan hal-hal tersebut. Dengan begitu, kamu bisa menilai apakah dia benar-benar pasangan yang tepat untukmu?
Menghadapi Kekesaran Fisk
Namun, apabila kamu sudah mengalami kekerasan fisik seperti pukulan, tendangan, cubitan, ataupun hanya dengan menempeleng kepala karena emosi, ada baiknya kamu segera melakukan tindakan yang tegas. Jangan pernah diam karena alasan apapun. Kebanyakan wanita memilih diam karena takut dan malu. Padahal, dengan diam, kamu sama saja telah menjerumuskan diri dalam sebuah penjara hubungan yang hanya diisi oleh kekerasan, bukan kasih sayang.
Itulah sebabnya, hanya dua hal yang dapat menjadi pilihan kamu dalam menghadapi pasangan yang melakukan kekerasan : tinggalkan atau laporkan.