Kafe atau Rumah? Ini 4 Cara Pilih Tempat WFA Terbaik Untukmu
Sistem work from anywhere alias WFA memang bikin hidup jadi lebih fleksibel karena bisa menyelesaikan pekerjaan dari mana saja. Namun, mungkin kamu pernah merasa bingung mau WFA di kafe atau di rumah saja. Kadang, ada kamu malas keluar rumah, tapi kalau diam di kamar, kamu tergoda dengan kasur.
Biar produktivitas nggak berantakan, pilihan lokasi WFA memang harus disesuaikan dengan kondisi mood dan kebutuhanmu. Maka dari itu, ada 4 hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum memilih spot working paling pas buat kamu hari ini!
1. Suasana Lingkungan
Setiap tempat kerja memiliki suasana yang berbeda/Foto: Pexels.com/cottonbro studio
Hal pertama yang wajib kamu cek adalah jenis gangguan apa yang paling bikin kamu makin tidak fokus. Bekerja dari kamar memang menawarkan ketenangan. Namun distraksi internalnya juga cukup berat, mulai dari tumpukan baju yang merusak pemandangan sampai kasur yang memanggil buat rebahan.
Sementara itu, suasana kafe punya white noise khas yang bikin nggak gampang ngantuk. Namun, kamu juga harus siap adaptasi sama keramaian yang nggak bisa diprediksi, seperti playlist cafe yang kurang cocok atau suara pengunjung yang berlalu-lalang.
2. Kondisi Social Battery dan Kebutuhan Fokus
Pemilihan tempat WFA sesuai dengan tingkat kebutuhan fokus/Foto: Pexels.com/Ivan S
Kapasitas social battery dan jenis tugas kamu juga memegang peranan penting. Kalau kamu harus mengerjakan revisi yang butuh konsentrasi tinggi, suasana privat di kamar jelas jadi pilihan paling aman.
Kalau otak mulai merasa jenuh, WFA di kafe bisa memberi suntikan energi baru. Proses sederhana seperti people-watching sambil menikmati minuman favorit juga efektif buat memancing ide-ide segar yang tadinya tersumbat.
3. Efisiensi Waktu
Memperhitungkan efisiensi waktu saat ingin WFA di luar/Foto: Pexels.com/Vlada Karpovich
Faktor waktu dan logistik sering kali luput dari pertimbangan. Bekerja dari kamar memang memangkas waktu persiapan dan perjalanan hingga nol. Namun, minusnya kamu mungkin merasa hari-harimu terlalu monoton karena terus berada di tempat yang sama.
Sementara itu, WFA di kafe memang butuh waktu ekstra untuk mandi, siap-siap, hingga perjalanan ke sana. Namun, proses ini kadang bisa jadi transisi mental yang efektif untuk menyiapkan otakmu masuk ke mode kerja, asal pandai menghindari jam sibuk supaya nggak capek di jalan.
4. Konsumsi dan Fasilitas
Harus menyiapkan budget lebih untuk jajan jika WFA di cafe/Foto : Pexels.com/ERSİN GÜL
Pengeluaran buat jajan dan kelengkapan fasilitas juga wajib kamu pertimbangkan, nih, Beauties! Bekerja di kamar lebih hemat karena kamu bisa memanfaatkan stok makanan di rumah. Namun, itu tergantung pada fasilitas yang kamu punya, termasuk kestabilan internet atau space kerja yang memadai.
Sementara itu, WFA di kafe menawarkan fasilitas siap pakai dan tempat yang cukup. Namun, kamu perlu menyiapkan budget ekstra untuk jajan, serta siap beradaptasi jika harus berebut stop kontak atau menghadapi Wi-Fi yang lambat.
Intinya, saat kamu mempertimbangkan 4 hal ini, ingat kalau nggak ada opsi yang paling sempurna. Karena tempat kerja terbaik itu tergantung sama mood, jenis tugas, dan isi dompet kamu hari ini!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!