Risiko Diabetes
Orang yang memiliki gaya hidup kurang aktif lebih rentan terkena diabetes daripada orang yang memiliki gaya hidup aktif. Hal ini karena duduk terlalu lama dapat menurunkan sensivitas sel tubuh terhadap insulin. Hal tersebut dapat menyebabkan pembakaran karbohidrat dan gula untuk energi menjadi terganggu.
DVT
DVT merupakan singkatan dari Deep vein thrombosis yang diartikan dengan trombosit vena dalam di mana adanya penggumpalan darah yang terjadi di dalam pembuluh vena bagian dalam dan umumnya terjadi pada area tungkai. Kondisi ini dapat berbahaya apabila gumpalan darah tersebut lepas dan mengalir ke paru.
Postur Tubuh Yang Buruk
Duduk terlalu lama juga dapat menyebabkan ketegangan pada punggung, sehingga hal ini dapat mempengaruhi postur tubuh. Selain itu, apabila kamu banyak menghabiskan waktu di depan komputer atau laptop dengan cara membungkuk, hal ini dapat mengembangkan sindrom postur yang buruk.
Varises
Duduk dalam jangka waktu yang lama dapat memberikan banyak tekanan pada kaki. Sehingga hal ini dapat menyebabkan pengembangan varises yang merupakan suatu kondisi pembengkakan pada pembuluh darah.
| Baca Juga : 3 Kebiasaan Ini Bisa Buat Rambut Rontok |
Kanker
Datangnya penyakit kronis seperti kanker juga bisa disebabkan oleh kebiasaan terlalu banyak duduk. Meski belum bisa dipastikan, namun dalam sebuah riset diketahui terdapat keterkaitan antara duduk terlalu lama dengan meningkatnya resiko terkena beberapa penyakit kanker, di antaranya kanker kandung kemih dan kanker usus.
Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung
Duduk terlalu lama juga dapat meningkatkan resiko penyakit jantung lho, ladies. Hal ini dikarenakan tubuh membakar lebih sedikit lemak saat duduk, sehingga akibatnya asam lemak mulai mengendap di arteri.
Bertambah Berat Badan
Selain dapat membuat postur tubuh menjadi buruk, duduk terlalu lama juga dapat berkontribusi besar terhadap bertambahnya berat badan. Hal ini karena tubuh yang tidak aktif dapat menyebabkan obesitas.
Osteoporosis
Tak hanya dapat mempengaruhi otot saja, duduk terlalu lama juga dapat berisiko terhadap kualitas tulang. Sehingga dapat menimbulkan penyakit osteoporosis, di mana tulang rapuh karena kepadatan tulang yang menurun. Hal ini dapat menyebabkan seseorang sulit untuk beraktivitas.
Kinerja Otak Yang Menurun
Kebiasaan duduk dalam waktu yang lama ternyata juga dapat mempengaruhi kinerja otak. Otak mengalami penurunan fungsi saat duduk terlalu lama. Hal tersebut dikarenakan kurang lancarnya sirkulasi darah dan oksigen yang mengalir ke otak akibat duduk terlalu lama.
Nyeri Pada Tubuh
Apabila kamu sering mengalami nyeri yang cukup parah pada bagian tubuh leher, bahu, pinggul dan punggul, itu artinya kamu terbiasa duduk terlalu lama. Jadi, biasakanlah untuk berdiri beberapa waktu disela-sela kesibukanmu.
Itulah beberapa bahaya bagi kesehatan yang dapat timbul dari duduk terlalu lama. Untuk mengatasinya, kamu perlu meluangkan waktu minimal setengah jam untuk bergerak. Cobalah berjalan-jalan sebentar di kantor disela-sela pekerjaan. Untuk mengatasi bagian leher dan punggung yang sakit, disarankan untuk rutin melakukan peregangan agar terhindar dari sakit punggung dan leher. Semoga bermanfaat!