Sarung bantal
Ladies, tahukah kamu sarung bantal yang jarang dicuci tidak hanya dapat menyebabkan masalah kulit, namun juga masalah rambut? Sarung bantal yang kotor dipenuhi oleh debu, kotoran dan minyak yang menumpuk. Hal tersebut dapat menempel pada rambut dan menyebabkannya menjadi lepek dan kusam.
Terlalu sering menyentuh rambut
Percaya atau tidak, menyentuh rambut terlalu sering ternyata dapat menyebabkan rambut lebih berminyak, Ladies. Hal ini karena kotoran dan minyak yang menempel di tangan dapat dengan mudah berpindah ke rambut jika kamu terlalu sering menyentuhnya. Oleh karena itu, setelah selesai menata rambut, sebaiknya hindari memegang rambut terlalu sering, ya.
Penggunaan produk yang kurang tepat
Jika kamu memiliki rambut yang cenderung mudah berminyak, hindari menggunakan produk yang diklaim dapat memberikan "kilau". Produk semacam ini memiliki formula yang dapat membuat rambut tampak lebih berminyak dan lebih cocok digunakan untuk pemilik rambut kering.
Selain itu, penggunaan dry shampoo juga perlu diperhatikan, Ladies. Alih-alih menggunakan dry shampoo berbentuk liquid, coba gunakan produk yang berbentuk powder sehingga dapat lebih ampuh dalam menyerap minyak.
Over-conditioning
Memakai kondisioner setelah keramas membuat rambut menjadi lebih lembut dan mudah diatur. Namun pemakaian yang terlalu berlebihan justru dapat menyebabkan rambut terlalu lemas, lepek dan terasa berat.
Cara pengaplikasian produk kondisioner juga sebaiknya diperhatikan. Kamu tidak perlu memakai kondisioner hingga ke bagian akar rambut karena hal itu dapat membuatnya menjadi lebih mudah berminyak. Lagipula, kondisioner merupakan produk yang dirancang untuk memperbaiki dan mengatur bagian ujung rambut.
Terlalu sering keramas
Banyak orang yang mengandalkan keramas sebagai solusi untuk mengatasi masalah rambut lepek dan berminyak. Namun jika keramas dilakukan terlalu sering, hal ini dapat membuat produksi minyak di kulit kepala meningkat, terlebih bila kamu menggunakan shampoo yang memiliki bahan keras, seperti kandungan SLS bahkan alkohol.
Makanan tertentu
Selain faktor eksternal, ternyata asupan makanan juga dapat mempengaruhi produksi minyak di kulit kepala, lho. Makanan-makanan seperti gula, junk food dan makanan mengandung susu dapat membuat kelenjar minyak semakin aktif sehingga produksi minyak baik di wajah maupun kulit kepala meningkat.
Perubahan hormon
Perubahan hormon dapat memicu produksi minyak berlebih di kulit kepala. Itu sebabnya masa-masa yang banyak dipengaruhi oleh gejolak hormon seperti menstruasi, kehamilan dan penggunaan pil KB dapat diikuti dengan kondisi rambut yang menjadi lebih mudah lepek dan berminyak.
Hairstyling
Penggunaan hair dryer, catokan atau segala jenis alat styling rambut pada dasarnya dapat membuat rambut kering sehingga kulit kepala memproduksi lebih banyak minyak. Penggunaan aksesoris rambut seperti headband dan topi yang terus menerus juga dapat membuat kulit kepala menjadi lebih lepek karena distribusi minyak ke batang rambut menjadi terhambat.
Sumber : www.bustle.com