Kata Pakar ITB dan PLN Soal Penyebab Pemadaman Listrik yang Terjadi Belakangan Ini

Rini Apriliani | Beautynesia
Jumat, 19 Jun 2026 18:30 WIB
Kata pakar ITB soal penyebab pemadaman listrik/Foto: Magnific.com/teksomolika

Belakangan ini sejumlah daerah melaporkan adanya pemadaman listrik, seperti di Pulau Jawa, Sumatera, hingga Bali. Pemadaman listrik tersebut berlangsung selama berjam-jam tanpa alasan.

Masyarakat dibuat bertanya-tanya terkait penyebab pemadaman listrik tersebut. Bahkan, kolom komentar Instagram PLN Indonesia telah ramai dengan komentar masyarakat yang mengeluh mati listrik.

Lantas, mengapa hal tersebut terjadi ya, Beauties?

Kata Pakar ITB Soal Pemadaman Listrik

Melansir Instagram ITB @itb1920, Pengamat Sistem Tenaga Listrik dari STEI ITB, Dr. Ir. Kevin Marojahan Banjar Nahor, S.T., M.T., mengatakan dapat terjadi dua kemungkinan dari pemadaman listrik tersebut.

Faktor pertama adalah force outage, yakni gangguan mendadak yang terjadi di luar perencanaan. Sementara itu, faktor kedua adalah derating, yaitu penurunan kapasitas produksi pembangkit listrik yang dilakukan secara sengaja.

Ir. Kevin menjelaskan bahwa cara tersebut dilakukan untuk mengamankan cadangan bahan bakar. Cadangan batubara atau minyak yang digunakan untuk operasional pembangkit listrik saat ini menipis.

Dengan kondisi tersebut, operator sengaja menurunkan daya pembangkit hingga 60 persen. Sebab, jika dipaksa 100 persen dan bahan bakar habis, maka PLTU membutuhkan waktu hingga dua hari untuk menyala kembali.

Lebih lanjut, Ir. Kevin pun mengatakan dalam teori operasi sistem tenaga listrik, seharusnya ada cadangan daya agar sistem tetap aman ketika terjadi gangguan. Saat beban puncak, pemadaman bergilir terpaksa dilakukan.

Langkah tersebut dilakukan dengan tujuan mengurangi beban agar sistem tetap memiliki cadangan daya dan mencegah terjadinya mati total (total blackout).

(ria/ria)