Kenali 6 Transportasi yang Ada di Jepang untuk Kamu yang Pertama Kali ke Sana
Kalau pertama kali ke Jepang, jangan kaget kalau transportasinya terasa sedikit membingungkan di awal. Ada kereta, subway, Shinkansen, bus, sampai taksi yang semuanya punya aturan dan cara pakai masing-masing.Â
Tenang, sistem transportasi di Jepang sebenarnya terkenal cepat, bersih, aman, dan sangat tepat waktu, Beauties. Begitu sudah memahami dasarnya, kamu justru bisa bepergian dengan mudah tanpa harus terus-menerus khawatir salah naik atau ketinggalan kereta.Â
Nah, sebelum berangkat, yuk, kenali berbagai transportasi yang ada di Jepang supaya perjalananmu lebih lancar!
Subway
![]() Subway jepang/Foto: pexels.com/Margo Evardson |
Di kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto, subway jadi salah satu transportasi paling praktis untuk wisatawan. Petunjuk arah dan nama stasiun umumnya jelas, bahkan tersedia dalam bahasa Inggris, jadi kamu nggak perlu terlalu khawatir bakal tersesat.
Cara menggunakannya juga cukup mudah. Tinggal tap kartu IC di gerbang masuk, ikuti petunjuk menuju platform, naik kereta, lalu tap lagi saat tiba di tujuan. Kalau ingin naik subway berkali-kali dalam sehari, kamu juga bisa mempertimbangkan day pass. Namun, pastikan jalur yang ingin digunakan termasuk dalam cakupan tiket karena setiap kota memiliki sistem yang berbeda.
Kereta
Kereta menjadi salah satu transportasi utama di Jepang/Foto: pexels.com/Dr. train
Kereta menjadi salah satu transportasi utama di Jepang karena jaringannya luas dan bisa menghubungkan kota besar hingga daerah yang lebih kecil. Di kawasan perkotaan, kereta biasanya beroperasi cukup sering dan tepat waktu, dengan petunjuk serta pengumuman yang umumnya tersedia dalam bahasa Inggris.
Cara menggunakannya juga mirip dengan subway. Tap kartu IC saat masuk dan keluar stasiun, lalu ikuti petunjuk menuju platform yang sesuai. Untuk perjalanan antarkota, kereta JR termasuk Shinkansen bisa menjadi pilihan yang cepat dan nyaman. Kalau sering bepergian dengan kereta, kamu juga bisa mempertimbangkan JR Pass atau regional pass.
Shinkansen
Shinkansen atau bullet train bisa jadi pilihan kalau ingin bepergian antarkota dengan cepat dan nyaman/Foto: pexels.com/Sheldon Li
Kalau ingin bepergian antarkota dengan cepat dan nyaman, Shinkansen atau bullet train bisa jadi pilihan. Kereta cepat ini menghubungkan berbagai kota besar di Jepang dengan perjalanan yang terkenal sangat cepat, nyaman, dan tepat waktu.
Di dalamnya, kursi cukup luas dan tersedia ruang untuk menyimpan bagasi. Kamu bisa memilih reserved seat untuk mendapatkan kursi tertentu atau non-reserved seat yang lebih fleksibel. Kalau bepergian saat musim ramai, reserved seat lebih disarankan agar nggak kehabisan tempat. Sementara itu, Japan Rail Pass bisa dipertimbangkan jika kamu berencana melakukan beberapa perjalanan jauh menggunakan kereta JR.
Bus
Bus bisa jadi pilihan praktis dan ramah di kantong/Foto: pexels.com/Vinny Anugraha
Bus bisa jadi pilihan praktis dan ramah di kantong, terutama di kota seperti Kyoto yang beberapa tempat wisatanya nggak mudah dijangkau dengan kereta. Meskipun perjalanan biasanya lebih lambat, bus sering berhenti lebih dekat dengan destinasi wisata. Pembayarannya bisa menggunakan kartu IC atau uang tunai, tergantung kotanya.
Untuk perjalanan antarkota, highway bus juga bisa menjadi alternatif yang lebih murah dibandingkan Shinkansen. Beberapa rute bahkan beroperasi pada malam hari sehingga kamu bisa menghemat biaya penginapan. Kekurangannya, waktu perjalanan lebih lama dan ruangnya nggak seluas kereta, tapi bisa jadi pilihan menarik kalau ingin menghemat budget.
Taksi
Taksi di Jepang terkenal bersih, aman, dan pelayanannya profesional/Foto: pexels.com/Iban Lopez Luna
Taksi di Jepang terkenal bersih, aman, dan pelayanannya profesional. Harganya memang lebih mahal dibandingkan kereta atau bus, tapi bisa jadi pilihan praktis saat membawa banyak barang atau bepergian larut malam ketika kereta dan subway sudah berhenti beroperasi.
Kamu juga bisa memesan taksi dengan aplikasi, seperti GO, Uber, atau S.RIDE. Jadi, nggak perlu khawatir kesulitan mencari taksi, terutama jika baru pertama kali bepergian ke Jepang.
Jinrikisha
Jinrikisha adalah becak tradisional Jepang yang ditarik oleh seseorang/Foto: pexels.com/Ryutaro Tsukata
Kalau ingin merasakan pengalaman yang lebih unik, kamu bisa mencoba jinrikisha, yaitu becak tradisional Jepang yang ditarik oleh seseorang. Transportasi ini banyak ditemukan di kawasan wisata bersejarah, seperti Kyoto, Tokyo, Kamakura, dan Nara.
Selain mengajakmu berkeliling, pengemudi jinrikisha biasanya juga berperan sebagai pemandu yang bisa menceritakan sejarah dan berbagai hal menarik di sekitar lokasi. Harganya memang lebih mahal dibandingkan transportasi umum, tapi pengalaman yang ditawarkan cukup berbeda dan bisa menjadi salah satu aktivitas menarik selama liburan di Jepang.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
