Kenapa Ada Orang yang Suka Film Horor? Simak 4 Alasan dari Sisi Psikologi

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Jumat, 23 Oct 2026 10:00 WIB
1. Memancing Rasa Penasaran
Ilustrasi scene di film horor/Foto: Magnific/magnific

Film horor identik dengan cerita misterius, suasana mencekam, dan adegan yang bikin penonton terkejut. Meski begitu, genre ini tetap punya banyak penggemar yang justru menikmati sensasi tegang saat menontonnya.

Bagi sebagian orang, rasa takut saat menonton film horor bisa membuat pengalaman menonton terasa lebih seru. Meski dibuat deg-degan oleh adegan menyeramkan, mereka tetap penasaran dan ingin tahu bagaimana cerita itu berakhir.

Lalu, apa yang membuat seseorang tertarik pada film horor? Ternyata, ada faktor psikologis yang ikut memengaruhinya. Dirangkum dari Verywell Mind dan Psych Central, berikut beberapa alasan di baliknya. Yuk, cari tahu!

1. Memancing Rasa Penasaran

Ilustrasi scene di film horor/Foto: Magnific/magnific

Salah satu alasan orang suka film horor adalah karena ceritanya sering menghadirkan hal-hal yang tidak biasa. Mulai dari sosok misterius, kejadian aneh, sampai suasana mencekam yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, semuanya bisa membuat penonton penasaran dan ingin terus mengikuti cerita.

Selain ceritanya, efek visual yang ditampilkan juga bisa menjadi daya tarik tersendiri. Menurut Joanne Cantor, PhD, profesor emerita di University of Wisconsin-Madison, sebagian orang juga tertarik dengan efek khusus dalam film dan penasaran bagaimana adegan menyeramkan dibuat. Misalnya, riasan hantu yang terlihat nyata atau efek yang membuat suasana terasa mencekam.

Jadi, bagi mereka, menonton film horor bukan cuma soal rasa takut, tetapi juga menikmati cerita misterius dan efek visual yang membuat film terasa lebih menarik.

2. Ada Efek Psikologis yang Membuat Film Horor Terasa Menyenangkan

Ilustrasi perempuan sedang menonton film horor dengan ekspresi tegang/Foto: Magnific/magnific

Beauties, pernah nggak merasa deg-degan saat menonton film horor, tetapi malah merasa senang setelah filmnya selesai? Ternyata, ada penjelasan psikologis di balik hal ini. Glenn Sparks, PhD, profesor di Purdue University, menjelaskan bahwa sensasi yang muncul saat menonton film menegangkan bisa memengaruhi perasaan kita setelahnya.

Saat melihat adegan menyeramkan, detak jantung meningkat, napas terasa lebih cepat, dan tubuh ikut tegang. Menariknya, reaksi ini bisa bertahan sesaat meski film sudah selesai. Ketika rasa takut mulai mereda dan suasana kembali santai, misalnya saat bercanda dengan teman, perasaan senang yang muncul bisa terasa lebih kuat.

Dalam psikologi, proses ini dikenal sebagai excitation transfer process. Sederhananya, sisa ketegangan dari pengalaman sebelumnya bisa memengaruhi emosi yang dirasakan setelahnya. Jadi, untuk sebagian orang, pengalaman menonton film horor justru terasa seru dan menyenangkan.

3. Tertarik Mengulik Sisi Gelap Manusia

Ilustrasi siluet sosok misterius dalam adegan film horor/Foto: Magnific/h9images

Selain cerita yang bikin penasaran, film horor juga sering mengangkat sisi gelap manusia, mulai dari kejahatan hingga tindakan yang sulit dipahami. Hal-hal seperti ini bisa menarik perhatian karena membuat kita ingin tahu lebih jauh tentang apa yang ada di balik perilaku seseorang.

Dalam psikologi, ketertarikan terhadap hal-hal mengerikan seperti kematian dan kejahatan dikenal sebagai morbid curiosity. Sejumlah penelitian menemukan bahwa orang yang punya rasa penasaran ini cenderung lebih tertarik menonton film horor dan tidak mudah merasa takut setelah menontonnya.

Lewat film, kita bisa melihat sisi gelap manusia tanpa harus mengalaminya sendiri. Kita juga bisa mencoba memahami perilaku tokoh-tokohnya, bahkan ketika mereka melakukan sesuatu yang terasa asing atau sulit dibayangkan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Pengaruh Sosialisasi Gender

Ilustrasi pasangan sedang menonton film horor bersama di bioskop/Foto: Magnific/magnific

Ketertarikan seseorang pada film horor ternyata bisa dipengaruhi oleh cara pria dan perempuan dibesarkan. Sejak kecil, pria sering didorong untuk berani dan tidak mudah takut, sedangkan perempuan bisa mendapat respons sosial yang berbeda saat menunjukkan rasa takut.

Menurut Sparks, dorongan seperti ini bisa membuat pria lebih tertarik pada film yang menegangkan. Mereka juga bisa merasa puas saat berhasil tetap tenang meski menyaksikan adegan menyeramkan.

Hal ini juga bisa terlihat saat menonton film horor bersama pasangan. Cantor menjelaskan bahwa sebagian pria menikmati film horor saat berkencan karena pasangan yang merasa takut cenderung mencari kedekatan fisik.

Nah, sekarang Beauties sudah tahu kenapa sebagian orang begitu menyukai film horor. Ternyata, di balik adegan menyeramkan dan suasana mencekam, ada faktor psikologis yang ikut membuat genre ini menarik.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE