Kenapa Banyak Orang Menyukai True Crime dan Serial Killer? Ini Kata Psikolog

Retno Anggraini | Beautynesia
Kamis, 10 Sep 2026 10:00 WIB
Kenapa Orang Suka True Crime dan Serial Killer? Ini Penjelasan Psikolog/Foto: Magnific.com/Drazen Zigic

Serial true crime seperti dokumenter kejahatan nyata, kasus pembunuhan, hingga kisah serial killer semakin mudah ditemukan di berbagai platform streaming. Tidak sedikit orang yang mulai terobsesi dengan genre ini karena adanya rasa ingin tahu, ketertarikan pada misteri, psikologi manusia, hingga dorongan untuk memahami situasi berbahaya dari jarak yang aman.

Alasan orang menyukai true crime juga berkaitan dengan respons emosional, cara manusia mengenali ancaman, bahkan proses belajar yang berlangsung tanpa disadari. Kalau kamu termasuk orang yang bisa menghabiskan beberapa episode sekaligus untuk mengetahui siapa pelakunya dan bagaimana sebuah kasus akhirnya terungkap, yuk simak penjelasan psikolog tentang ketertarikan terhadap true crime dan kapan kebiasaan ini perlu dikurangi.

True Crime Bukan Hanya Soal Kekerasan


Misteri dan psikologi jadi daya tarik serial true crime/Foto: Magnific.com/magnific

Sebagaimana telah dilansir dari WION, banyak orang mungkin mengira daya tarik utama true crime adalah kekerasan yang ditampilkan. Menurut Saikishore, seorang clinical psychologist di Aster Whitefield Hospital, ketertarikan terhadap true crime juga muncul karena genre ini menggabungkan misteri, psikologi, dan perilaku manusia.

Penonton diajak mencari tahu mengapa seseorang melakukan kejahatan, bagaimana polisi memecahkan kasus rumit, serta faktor apa yang dapat mendorong seseorang melakukan tindakan ekstrem. Ada pula aspek pembelajaran yang terjadi secara tidak langsung.

Dr. Megha Agarwal, consultant psychiatrist di Kailash Deepak Hospital, menjelaskan bahwa penonton bisa menyerap informasi mengenai pola perilaku predator, tanda-tanda peringatan dalam hubungan, hingga proses investigasi secara tidak langsung. Dalam psikologi, proses ini dikenal sebagai incidental learning.

(naq/naq)