Sekarang ini banyak selebritas yang sudah sukses di dunia entertainment, tapi nggak puas hanya di situ saja lho, Ladies. Sudah tidak asing buat kita tentunya mendengar istilah bisnis artis kekinian, dong.
Ternyata banyak juga para seleb yang mempunyai bisnis sampingan yang keren-keren! Baik artis Hollywood, maupun artis Tanah Air. Nah, berikut beberapa nama artis yang membuka bisnis ramah lingkungan yang keren banget. Semoga menginspirasi, ya!
1. Jessica Alba
Pada tahun 2012, Jessica Alba memutuskan untuk memulai bisnis yang ramah lingkungan. Dari ide itu tercetuslah The Honest Company yang menjual barang-barang rumah tangga yang nggak mengandung racun. Selain menjual barang-barang rumah tangga, aktris yang berperan di film 'Fantastic Four' ini pun menambah mengembangkan bisnisnya ke dunia kecantikan.
Ibu tiga anak ini juga merilis produk kosmetik yang diklam sebagai 'kosmetik bersih'. Untuk koleksi ini, aktris berumur 38 tahun ini berkolaborasi dengan Daniel Martin, makeup artist yang sudah terkenal di kalangan para artis Hollywood, yang menjelaskan bahwa koleksi kosmetik rancangannya terinspirasi dari era 90-an. Ia berharap wanita bisa berekspresi sesuka mereka lewat make up palette tersebut tanpa harus dibatasi.
4. Ayudia Bing Slamet & Ditto Percussion
Tidak hanya artis Hollywood saja yang bisa memulai bisnis ramah lingkungan. Buktinya, pasangan yang kisah cintanya diangkat menjadi film layar lebar ini pun melakukan hal serupa.
Pasangan selebriti yang membuka kedai kopi di daerah Cipete, Jakarta ini meng-klaim kalau bisnis kopi mereka sangat ramah lingkungan. Kok bisa? Mereka mengakui jika alat dan perkakas yang mereka gunakan adalah produk-produk yang tidak merusak alam.
Putri dari Adi Bing Slamet ini juga mengakui bahwa mereka memulai bisnis ini atas dasar kepedulian mereka terhadap lingkungan. Mereka mau setiap orang yang datang ke cafe dan menikmati kopi mereka tidak perlu turut menyumbangkan sampah plastik di Indonesia. Mereka berupaya untuk menyediakan botol kaca agar botol tersebut dapat digunakan kembali.
Di sisi lain, Ditto juga mengajak pebisnis lain untuk mulai menggunakan peralatan seperti botol, gelas dan sedotan yang memang terbuat dari bahan ramah lingkungan dan bisa didaur ulang. Meski memang biaya yang dikeluarkan agak lebih mahal dibandingkan menggunakan plastik.
Ditto mengungkapkan, tingginya harga dikarenakan demand yang masih sedikit. Untuk itu, Ditto justru mengajak untuk setiap orang aware dan mulai menyebarkan kampanye ini sehingga akan mempengaruhi harga untuk tidak setinggi sekarang. Wow, keren ya?