Mending Berteman atau Di-Block? Cari Tahu Mana yang Pas Buat Mantanmu!

Astari Dewi Larasati | Beautynesia
Selasa, 21 Jan 2020 11:30 WIB
https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/6156392d0117fad0677d4f60ecb4e152.jpeg
Setelah mengakhiri sebuah hubungan, ada dua pilihan yang bisa kamu tentukan. Pertama, bisa terus berteman layaknya teman biasa dan kedua adalah memutuskan semua kontak. Selain dari sisimu, hal ini pastinya perlu tergantung dari sikap mantanmu, Ladies.

Setiap orang memiliki sifat dan karakter masing-masing. Ada yang dewasa menanggapi setiap masalah atau malah enggak ingin mengemban tanggung jawab yang besar. Layaknya sebuah hubungan yang telah berakhir, ada yang bisa menerimanya dengan kepala dingin adapula yang menolak kenyataan.
 


Ada mantan yang bisa diajak berteman kembali namun ada pula mantan yang harus kamu jauhi seperti blok kontaknya atau media sosial. Sebelumnya kamu harus membedakan beberapa hal lho untuk memutuskan itu. Simak sebagai berikut.
 


Sebenarnya hal ini sudah bisa terlihat sebelum kamu memutuskan hubungan dengan mantanmu. Apakah dia bisa menyelesaikan masalah dengan solusi yang tepat atau malah menghindari setiap masalah. Hal ini menandakan apa dia sudah berpikiran dewasa atau belum. Kalau dia memang berpikiran dewasa, kamu bisa menjadi teman yang bertukar pikiran.
 


Foto: Istimewa

Mantan yang masih suka stalking di media sosial padahal kamu sudah unfollow, lebih baik enggak usah diajak berteman. Apalagi jika sampai stalking dan menguntit, kehidupan pribadimu akan diketahui olehnya dan dia bisa menghancurkannya. Hal itu menandakan bahwa di belum sepenuhnya move on dari kamu lho.
 


Namun jika sebaliknya, mantan memberikan jarak dan mengetahui perannya apa. Kamu bisa menjadikan teman dan tetap saling follow tanpa memdulikannya lagi. Toh menjalin silaturahmi enggak ada salahnya lho Ladies. Kamu bisa memperbanyak relasi dan duniamu.
 


Foto: Istimewa

Selanjutnya, jika mantan suka mengatur kehidupanmu sebaiknya jauhi saja dia. Karena jika hal ini terus dibiarkan, dia akan terus mengekangmu secara terus menerus. Ingat, tujuanmu putus darinya adalah ingin hidup bebas tanpa adanya larangan dari mantanmu itu. Bertemanlah pada mantan yang bersikap wajar layaknya teman biasa.
 


Mantanmu yang dulunya selingkuh, bukan pilihan untuk dijadikan teman. Bukan berlandaskan rasa benci padanya, tapi lebih kepada menjaga diri darinya. Mungkin saja dia bisa menyakitimu jika kamu kembali berteman dengannya. Luka yang diakibatkan oleh perselingkuhan juga dapat kembali lho.
 


Foto: Istimewa

Berteman dengan mantan bukanlah hal yang buruk, selama sikap kalian biasa saja. Namun kalau mantan masih bersikap layaknya pacar lebih baik jangan mengajaknya berteman. Karena hal ini bisa merugikan kamu, seperti kamu akan kehilangan kesempatan untuk dekat dengan pria lain. Mereka akan menganggap kamu dan mantan masih mempunyai hubungan.
 


(arm2/arm2)
Loading ...