Mengenal Nueshu, Bahasa Rahasia Perempuan yang Jadi Jejak Budaya China

Retno Anggraini | Beautynesia
Selasa, 06 Oct 2026 08:30 WIB
Mengenal Nüshu, Bahasa Rahasia Perempuan yang Jadi Jejak Budaya Tiongkok/Foto: Freepik.com/Freepik

Di tengah sejarah panjang China, ada satu jejak budaya yang sempat luput dari perhatian, yaitu Nüshu. Bahasa ini dulunya digunakan secara eksklusif oleh perempuan di sebuah wilayah kecil bernama Jiangyong.

Nüshu tumbuh sebagai ruang komunikasi pribadi ketika perempuan tidak memiliki akses pendidikan formal, sehingga bahasa ini menjadi pintu bagi perempuan untuk mengekspresikan isi hati dan pikiran secara bebas. Selain itu, Nüshu juga menjadi simbol keberanian halus para perempuan Jiangyong dalam membangun dunia mereka sendiri.

Nüshu menjadi medium untuk berbagi cerita, menulis syair, hingga saling menguatkan melalui surat-surat persahabatan yang diwariskan secara turun-temurun. Di balik bentuknya yang indah, tersimpan kisah tentang identitas, solidaritas, dan keteguhan perempuan menghadapi batasan sosial di zamannya.

Bahasa Nüshu


Bahasa Nüshu jadi ruang komunikasi perempuan Jiangyong/Foto: Freepik.com/Freepik

Bahasa Nüshu merupakan aksara fonetik tradisional yang berkembang di Kabupaten Jiangyong, Provinsi Hunan, China Selatan. Melansir BBC, nama Nüshu secara harfiah berarti tulisan perempuan.

Menariknya, Nüshu hanya digunakan oleh perempuan dan diturunkan antargenerasi melalui tradisi lisan maupun tulisan. Banyak perempuan menuliskannya di atas kipas, kain, atau kertas sebagai media untuk menyampaikan kisah hidup, kebahagiaan, hingga kesedihan yang sulit disampaikan secara terbuka.

(naq/naq)