Selain Margot Robbie (Barbie) dan Ryan Gosling (Ken) sebagai pemeran utama, ternyata film Barbie (2023) dipenuhi banyak cameo penting. Salah satunya adalah tokoh bernama Ruth Handler, yang diperankan oleh Rhea Perlman. Tahukah kamu siapa dia?
Ruth Handler adalah sosok pencipta Barbie pada tahun 1959. Dia juga salah satu tokoh pendiri Mattel, yaitu perusahaan boneka Barbie dan Ken, serta banyak mainan populer lainnya. Seperti apa perjalanannya sebagai salah satu pengusaha paling sukses dalam sejarah? Berikut ulasannya!
Awal Kehidupan
Ruth Handler/Foto: awfj.org |
Melansir Washington Post, Ruth Marianna Mosko lahir pada 4 November 1916 dan merupakan anak bungsu dari 10 bersaudara. Keluarganya berasal dari Polandia, namun kemudian pindah ke Denver, Colorado saat dia masih kecil. Kondisi kesehatan ibunya saat itu kurang baik, sehingga tugas mengasuh Ruth kebanyakan dilakukan oleh kakaknya.
Saat berusia 19 tahun, Ruth berkunjung ke Hollywood dan akhirnya pindah ke sana. Dia kemudian menikah dengan kekasihnya semasa di sekolah, Elliot Handler, yang saat itu juga ikut pindah ke Hollywood. Pernikahan dilangsungkan pada 1938 dan mereka dikaruniai dua anak yang bernama Barbara dan Kenneth.
Memulai Bisnis Bersama Suami
Ruth Handler dan Elliot Handler pada Tahun 1951/Foto: edition.cnn.com |
Bagi Ruth Handler, Elliot bukan sekedar pendamping hidup, namun juga partner bisnis. Pada tahun 1945, keduanya kemudian mendirikan perusahaan giftware dan mainan bernama Mattel. Nama tersebut diambil dari kombinasi Matt (nama putri mereka) dan Elliot.
Dilansir dari Post, mereka menjual barang-barang berbahan plastik seperti mangkok, kaca, jam, dan lain-lain di garasi rumah. Siapa sangka, dalam beberapa tahun saja mereka berhasil meraup penghasilan bersih hingga jutaan dollar.
Di Balik Munculnya Gagasan Boneka Barbie
Ruth Handler dan Boneka Barbie/Foto: Schlesinger Library |
Dilansir dari Women’s Health Magazine, Ruth pada akhirnya menyadari adanya kekosongan dalam industri mainan, khususnya yang berkaitan dengan perempuan. Hal ini bermula saat Ruth melihat bahwa anak perempuannya memiliki mainan yang bisa dibilang terbatas.
Berbasis pada ide tersebut, pada tahun 1959 Ruth Handler menciptakan Barbie. Namanya itu terinspirasi dari nama anaknya, Barbara. Tujuan dari gagasan ini adalah menciptakan boneka remaja yang mandiri dan berkarier, yang bisa mewakili impian dan aspirasi perempuan di dunia nyata.
Ide ini berbeda dari boneka-boneka yang sebelumnya cenderung berwujud bayi atau anak kecil. Selain itu, dia juga membuat pasangan boneka Barbie, Ken, yang namanya juga terinspirasi dari anak laki-lakinya, Kenneth.