Mengenal Subkultur Fashion Jepang, Mulai dari Gyaru hingga Visual Kei

Farah Rafalani | Beautynesia
Rabu, 21 Oct 2026 15:15 WIB
1. Lolita Fashion
Ilustrasi lolita fashion/ Foto: unsplash.com/ooneiroslyl

Gaya berpakaian, utamanya street fashion di Jepang dikenal dengan ciri khas yang vibrant dan juga unik. Range gaya yang ada sangatlah luas dan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang membuat gaya tersebut berbeda, sebab beberapa dari mereka tidak menganggap ini sebagai fashion saja melainkan bagian dari gaya hidup.

Penasaran apa saja sih style yang lahir dari subkultur Jepang hingga menjadi gaya berpakaian yang khas? Yuk, kenalan dengan beberapa style-nya di sini!

1. Lolita Fashion

Ilustrasi lolita fashion/ Foto: unsplash.com/ooneiroslyl

Subkultur fashion ini merupakan salah satu style yang sudah dikenal hingga ranah internasional. Mengutip dari laman Janbox, gaya ini banyak terpengaruh dari era Victorian dan Rococo, dimana petticoat banyak digunakan untuk meng-emphasize bentuk A-line ataupun bentuk bel pada rok.

Umumnya, gaya lolita mengedepankan unsur kawaii atau keimutan. Dengan style yang  menyerupai boneka dengan penggunaan banyak renda dan pita di pakaiannya yang digunakan. Akan tetapi, sebenarnya lolita sendiri memiliki banyak cabang lainnya, lho. Seperti:

  • Sweet Lolita: Memiliki kesan innocent dan imut karena merupakan perpaduan Victorian dan kultur kawaii khas Jepang. Biasanya identik dengan warna pastel, motif fairytale, pita berukuran besar hingga boneka.
  • Gothic Lolita: Seperti namanya, terpengaruh dari gaya gothic dari era Victorian. Gaya ini lebih cenderung menggunakan warna gelap dan menggunakan motif dan aksesoris bertema laba-laba, kelelawar dan icon gothic lainnya.
  • Ouji Lolita: Masih terinspirasi dari era Victorian juga, ouji lolita tampil berbeda karena lebih mengedepankan kesan boyish karena terinspirasi dari pakaian anak laki-laki pada era tersebut.

2. Gyaru

Ilustrasi gyaru/ Foto: pinterest.com

Style yang satu ini dikenal dengan riasannya yang dramatis. Seperti dengan penggunaan bulu mata palsu yang panjang dan juga kuku palsu yang juga sama ramainya. Dikutip dari laman Japan with Love, fashion gyaru ini bermula pada tahun 1970an.

Saat itu, gyaru memiliki karakteristik kuat dengan kulit yang dibuat tan, rambut yang dicat terang dan tidak ketinggalan makeup yang dramatis. Style ini lahir sebagai bentuk ‘pemberontakan’ atas beauty standard tradisional yang ada. Tidak heran jika style gyaru dikenal sebagai gaya yang penuh kepercayaan diri tinggi dan juga punya energi rebel.

3. Visual Kei

Ilustrasi visual kei/ Foto: pinterest.com

Subkultur fashion unik lain yang lahir di Jepang adalah visual kei. Gaya ini sebenarnya terinspirasi dari band-band Jepang dan paling sering diasosiasikan dengan band yang memiliki genre musik dengan nama yang sama.

Visual kei merupakan gabungan dari gaya yang flamboyan dan gaya rambut yang unik dan juga berwarna nyentrik. Style ini juga masuk dalam ranah androgini dan tidak merujuk pada gender tertentu.

4. Decora

Ilustrasi decora/ Foto: pinterest.com

Decora adalah fashion Jepang berikutnya yang terkenal vibrant dan unik. Gaya ini dikenal dengan karakteristik menggabungkan banyak warna yang colorful dan terang, mulai dari ujung kepala hingga kaki.

Sesuai dengan namanya juga yang berasal dari bahasa serapan Jepang untuk kata dekorasi, tentu tidak ketinggalan juga layering aksesori yang digunakan untuk melengkapinya. Style decora populer di kalangan anak muda, terutama bagi mereka yang ingin tampil beda dan ingin bebas mengekspresikan dirinya.

5. Mori Kei

Ilustrasi mori kei/ Foto: pinterest.com

Terinspirasi dari elemen yang ada di alam, fashion jepang yang satu ini identik dengan warna netral dan aksesoris yang berhubungan dengan itu juga. Mori kei memiliki karakteristik pakaian yang cenderung loose, kardigan, aksesoris floral dan hairstyle kepang yang manis.

Style ini biasanya mengutamakan bahan yang juga berasal dari alam, seperti katun, linen dan wol. Tidak heran jika style ini sering disebut sebagai cara mengekspresikan diri untuk tetap merasa dekat dengan alam.

Itu dia beberapa contoh style dari subkultur gaya berpakaian yang ada di Jepang. Ada gaya berpakaian yang tertarik untuk kamu coba gunakan, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE