Mengenal The Power of Mama, Para Ibu yang Berjuang Padamkan Karhutla

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Senin, 19 Oct 2026 14:00 WIB
Awal Terbentuk The Power of Mama
Mengenal The Power of Mama. Awal terbentuk komunitas para ibu/Foto: instagram.com/theorangutamproject

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kalimantan. Karhutla telah mengancam kelestarian alam dan kehidupan masyarakat sekitar. Dampak yang terjadi tentu saja mengganggu aktivitas sehari-hari hingga kesehatan.

Di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sekelompok ibu bergerak menghadapi masalah karhutla yang terjadi. Mereka bergabung dalam komunitas The Power of Mama, kelompok perempuan yang ikut berpatroli, mencegah, hingga membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan.

Awal Terbentuk The Power of Mama

Mengenal The Power of Mama. Awal terbentuk komunitas para ibu/Foto: instagram.com/theorangutamproject

The Power of Mama terbentuk pada tahun 2022. Berawal dari inisiatif dua tokoh perempuan di desa Ketapang, yaitu Bu Siti dan Bu Maimun yang melakukan kegiatan lingkungan, termasuk mengecek kondisi alam di sekitar mereka dari risiko kebakaran. The Power of Mama kemudian menjadi bagian dari YIARI (Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia). Komunitas ini beranggotakan para perempuan berusia 25-50 tahun yang tinggal di empat desa di wilayah Ketapang, Kalimantan Barat.

Pengalaman menghadapi karhutla pada 2019 lalu menggerakkan para ibu di Ketapang untuk bisa mengendalikan kebakaran hutan dan lahan. Mengutip dari laman YIARI, Ibu Maimun dalam talkshow-nya mengatakan bahwa berawal dari keresahan yang terjadi, bersama komunitasnya ia berupaya melakukan pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga alam. Kontribusinya terhadap lingkungan juga meluas ke beberapa desa lain.

Turun Langsung Menjaga Alam

Mengenal The Power of Mama. Para Ibu turun langsung menjaga alam/Foto: instagram.com/theorangutamproject

Salah satu kegiatan utama The Power of Mama yaitu melakukan patroli di wilayah yang berisiko mengalami kebakaran. Anggota yang terdiri dari ibu rumah tangga hingga petani ini menyusuri dan memantau kondisi lingkungan dan mengenali potensi munculnya titik api.

Kebakaran di lahan gambut tentu menjadi tantangan yang tidak mudah. Keberanian para ibu pun terlihat dengan turun langsung ke lapangan untuk membantu memadamkan api. Mereka tentu membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan perlengkapan keselamatan untuk tetap aman.

The Power of Mama tidak bergerak sendiri, Beauties. Dalam upaya pencegahan, mereka terus melakukan edukasi terhadap masyarakat agar menghindari praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar. Mereka mengajak masyarakat untuk memahami bahaya kebakaran hutan dan lahan dan juga pentingnya untuk menjaga lingkungan.

Setelah 3 tahun berdiri, The Power of Mama terus menjadi garda terdepan menjaga alam. Tak hanya para ibu, banyak perempuan yang turut menjadi relawan dalam menjaga alam Kalimantan. The Power of Mama juga telah menerima penghargaan “Clean air Championship Award 2023” tingkat petani, MPA, perorangan wilayah Kalimantan.

Keren banget ya, para ibu dan perempuan yang berani dan terus menjaga alam, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE