Beauties, akibat meningkatnya dampak perubahan iklim, beberapa kota besar di dunia dapat tenggelam. Hal ini tidak bisa diabaikan, karena ternyata turut mengancam salah satu kota di Indonesia.
Melansir Sciencing, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkap, salah satu indikator utama krisis global di masa depan adalah kenaikan permukaan air laut yang semakin masif hingga akhir abad ini. Fenomena ini dipicu oleh perubahan iklim yang mempercepat pencairan es di kutub. Kenaikan muka laut diperkirakan mencapai 3 hingga 6 kaki atau sekitar 0,9 hingga 1.8 meter pada tahun 2100.
Dampaknya, ratusan juta orang di seluruh dunia terancam kehilangan tempat tinggal, terutama yang tinggal di wilayah pesisir.
"Pemanasan global mempercepat pencairan es dan ekspansi termal air laut, yang secara langsung mendorong kenaikan permukaan laut," tulis laporan ilmiah yang dilansir Sciencing, dikutip Minggu (3/5/2026).