Nggak Baik, Ini Cara Menghilangkan Kebiasaan Nyinyir di Media Sosial

Ade Irma Suryani | Beautynesia
Senin, 23 Nov 2020 19:15 WIB
Ilustrasi/freepik.com

Kebiasaan nyinyir merupakan kebiasaan jelek yang cukup sering dilakukan oleh sebagian besar orang. Apalagi semenjak hadirnya media sosial, kebiasaan satu ini semakin semarak. Tentu saja hal semacam ini tidak baik orang yang dituju maupun bagi diri pribadi. 

Nah, jika kamu sering melakukan kebiasaan nyinyir, sebaiknya mulai hentikan dari sekarang. Berikut tips-nya di bawah ini.

 

1. Hilangkan Rasa Iri dan Perasaan Insecure


Ilustrasi/freepik.com 

Tanpa disadari, rasa iri bisa muncul ketika melihat orang lain mendapatkan sesuatu yang tidak bisa kita dapatkan. Apalagi jika hal tersebut juga malah mendorong timbulnya perasaan insecure.

Hal semacam inilah yang seringkali membuat seseorang menjadi mudah untuk menghujat dan menjelek-jelekan orang lain. Karena itu, mulailah untuk lebih bersyukur atas apa yang telah dimiliki, sehingga rasa iri dan insecure tidak mudah hinggap di hati. 

 

2. Jangan Mau Tahu Urusan Orang Lain


Ilustrasi/freepik.com 

Ya! selalu ingin tahu urusan orang lain adalah kebiasaan yang sangat jelek, apalagi sampai ingin ikut campur segala.

Ketika seseorang merasa paling tahu tentang kehidupan orang lain, ia akan begitu mudah mengomentari segala hal mengenai orang tersebut. Ia pun akan mudah mengaitkan segala sesuatu dengan apa yang telah ia lihat. Padahal bisa saja kenyataan sesungguhnya tidak seperti yang diduga. 

Oleh karena itu, sibukkanlah diri dengan hal-hal yang bermanfaat, sehingga tidak ada waktu untuk mengorek-ngorek tentang orang lain di media sosial. 

 

3. Tumbuhkan Rasa Empati


Ilustrasi/freepik.com  

Sebuah perilaku yang sangat umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia saat ini, ketika melihat suatu berita atau informasi yang tidak baik tentang seseorang di media sosial, mereka akan langsung men-judge orang tersebut dengan isi komentar caci maki. Padahal bisa jadi kenyataan di balik itu sangat berbeda. 

Ada kalanya kita juga perlu menumbuhkan sedikit rasa empati terhadap seseorang. Bukan berarti menerima perilaku buruknya, bisa jadi ada alasan tertentu dibalik perilaku tersebut. Dengan demikian kita tidak mudah bersikap nyinyir terhadap sesuatu. 

 

4. Jangan Menilai Seseorang Hanya Melalui Media Sosial


Ilustrasi/freepik.com 

Seringkali, hanya karena melihat seseorang atau selebritis yang selalu tampak menampilkan keglamoran dan kemewahan di media sosial, kita mencap-nya sebagai orang yang sombong dan sok kaya.

Ketika seseorang memposting segala sesuatu tentang dirinya yang tidak kita sukai, kita pun menjadi begitu mudah menghakimi seseorang dan merasa bebas untuk berkomentar jelek di media sosialnya.

Padahal kita tidak tahu apa yang sebenarnya sedang dialaminya dan bagaimana kepribadiannya yang sesungguhnya di dunia nyata. Apalagi mengingat hal tersebut sama sekali bukan urusan kita. 

(arm2/arm2)
Loading ...