Orang Jepang Bisa Tidur di Kereta, Ternyata Ada Istilahnya

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Kamis, 08 Oct 2026 18:00 WIB
Tidur di Kereta Tetap Ada Aturannya
Aturan Tidur di Kereta/Foto: Unsplash

Beauties, saat naik kereta di Jepang, kamu mungkin akan menemukan pemandangan yang cukup biasa bagi warga setempat, yaitu penumpang tertidur di kursinya. Orang Jepang memang bisa tidur di kereta bahkan ketika perjalanan masih berlangsung.

Kebiasaan ini bukan sekadar karena seseorang sedang mengantuk setelah menjalani hari yang panjang. Dalam budaya orang Jepang, ada istilah inemuri untuk menggambarkan kebiasaan tertidur sebentar sambil tetap dianggap hadir dalam situasi tersebut.

Yuk, kita pelajari selengkapnya apa itu budaya inemuri dilansir dari JR Pass!

Mengenal Inemuri, Budaya Tidur di Kereta

Mengenal Budaya Tidur di Kereta/Foto: Magnific

Kalau diterjemahkan secara sederhana, inemuri berarti tidur sambil tetap hadir. Istilah ini menggambarkan seseorang yang tertidur sebentar di tempatnya, tetapi tidak benar-benar meninggalkan situasi yang sedang berlangsung.

Contohnya paling mudah ditemukan di kereta. Seseorang duduk, memejamkan mata, lalu tanpa sadar tertidur selama perjalanan. Ia tidak sengaja mencari tempat untuk tidur seperti ketika melakukan nap, melainkan hanya terlelap sambil tetap berada dalam situasi tersebut.

Inemuri juga bisa terjadi di tempat lain, seperti ruang rapat atau ruang kuliah. Karena itu, maknanya memang lebih luas daripada sekadar kebiasaan tidur saat bepergian.

Dalam penelitian mengenai kebiasaan tidur masyarakat Jepang, akademisi Cambridge, Brigitte Steger, menjelaskan bahwa inemuri dalam konteks tertentu dapat dibaca sebagai tanda dedikasi setelah seseorang melewati waktu kerja yang panjang. Jadi, tidur sebentar tidak selalu langsung dianggap sebagai kemalasan.

Namun, bukan berarti semua bentuk tidur otomatis diterima. Cara masyarakat memandang inemuri tetap dapat berbeda berdasarkan usia, senioritas, dan situasi. Di kereta, kebiasaan tersebut cenderung lebih terlihat dan lebih jarang dipermasalahkan karena suasananya relatif santai.

Kenapa Kereta Jadi Tempat Favorit untuk Inemuri?

Kenapa Kereta Jadi Tempat Favorit/Foto: Magnific

Ada alasan kenapa tidur di kereta begitu mudah ditemukan di Jepang. Salah satunya adalah kombinasi antara rasa aman, perjalanan yang mulus, dan jadwal kereta yang sangat konsisten.

Tingkat kejahatan jalanan yang relatif rendah membuat sebagian penumpang merasa lebih aman ketika memejamkan mata. Mereka tetap perlu menjaga barang, tetapi rasa khawatir terhadap barang bawaan saat tertidur tidak selalu sebesar di tempat lain.

Kondisi keretanya juga mendukung. Gerakan kereta yang stabil dan konsisten membuat perjalanan terasa nyaman untuk tidur sambil duduk, terutama setelah seseorang menjalani aktivitas seharian.

Kemudian ada faktor ketepatan waktu yang tidak kalah penting. Pengguna kereta yang setiap hari melewati rute sama biasanya sudah sangat mengenal pola perjalanan mereka.

Tanpa melihat layar setiap beberapa menit, kamu mungkin bisa memperkirakan bahwa stasiun tujuan sudah semakin dekat hanya dari durasi perjalanan dan pengumuman yang terdengar. Tubuh pun seolah terbiasa dengan ritme rute tersebut.

Panduan operasional JR East bahkan mencatat bahwa keterlambatan baru secara formal dilaporkan ketika melewati 30 menit. Hal ini menunjukkan betapa tinggi ekspektasi terhadap ketepatan waktu kereta Jepang.

Konsistensi seperti inilah yang membuat inemuri terasa lebih memungkinkan. Penumpang dapat tertidur sejenak sambil tetap memiliki gambaran yang cukup jelas mengenai perjalanan mereka.

Tidur di Kereta Tetap Ada Aturannya

Aturan Tidur di Kereta/Foto: Unsplash

Bukan berarti tidak ada etika yang perlu diperhatikan jika ingin tertidur di kereta. Budaya orang Jepang tetap menempatkan kenyamanan bersama sebagai hal penting, termasuk ketika seseorang sedang melakukan inemuri.

Hal paling sederhana adalah menjaga posisi tubuh. Jangan sampai kamu tidur dengan posisi melebar hingga mengambil kursi sebelah atau bersandar ke penumpang lain.

Kalau tanpa sengaja kepalamu jatuh ke bahu orang lain dan baru menyadarinya setelah terbangun, sebaiknya segera menunjukkan gestur meminta maaf. Hal kecil seperti ini tetap termasuk bagian dari sopan santun di transportasi umum.

Tas juga sebaiknya diletakkan di pangkuan, terutama ketika kereta sedang ramai. Jangan sampai tas mengambil satu kursi penuh sementara ada penumpang lain yang membutuhkan tempat duduk.

Kamu juga perlu lebih berhati-hati ketika berada di area kursi prioritas. Kursi ini memiliki ekspektasi khusus karena diperuntukkan bagi penumpang yang mungkin lebih membutuhkan tempat duduk.

Jadi, inemuri sebenarnya bukan soal “boleh tidur di mana saja”. Intinya adalah tidur tanpa mengganggu ruang, kenyamanan, maupun kebutuhan penumpang lain.

Apakah Turis Boleh Ikut Tidur di Kereta?

Turis Tidur di Kereta/Foto: Magnific

Kalau kamu sedang liburan ke Jepang dan tubuh sudah benar-benar lelah setelah berjalan seharian, tidur sebentar di kereta tentu bukan hal yang perlu ditakuti. Turis juga boleh melakukannya selama tetap memperhatikan kondisi sekitar.

Hal yang paling penting adalah menjaga barang bawaan. Kalau tas berisi paspor, dompet, atau barang berharga lainnya, letakkan di pangkuan dan pastikan tetap berada dalam jangkauan.

Sebaiknya kamu juga memasang alarm sebelum tertidur. Mengandalkan tubuh untuk terbangun secara alami cukup berisiko, terutama kalau sedang menempuh perjalanan panjang atau benar-benar kelelahan.

Jangan lupa memperhatikan kereta terakhir jika bepergian sampai malam. Ketiduran dan melewatkan pemberhentian mungkin masih bisa diatasi, tetapi melewatkan kereta terakhir bisa membuat kamu harus mencari alternatif perjalanan yang jauh lebih mahal.

Jadi, sekarang sudah lebih jelas kenapa orang Jepang bisa tidur di kereta tanpa dianggap aneh atau tidak sopan. Selama tetap menjaga etika dan tidak mengganggu penumpang lain, tidur sebentar dalam perjalanan memang sudah menjadi pemandangan yang cukup biasa di Jepang.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE