Perempuan-perempuan Minoritas yang Cetak Sejarah di Pemilu Sela AS 2026

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Kamis, 05 Nov 2026 12:30 WIB
Melat Kiros
Melat Kiros/ Foto: instagram.com/melatkirosco

Pemilihan umum paruh waktu atau pemilu sela (midterm elections) telah digelar di AS pada Selasa (3/11/2026) waktu setempat. Pemilu ini diadakan setiap dua tahun, tepatnya dipertengahan masa kepemimpinan presiden, untuk memilih anggota kongres dan gubernur negara bagian.

Pada helatannya kali ini, banyak sejarah baru yang tercetak, Beauties. Bukan hanya senator Muslim pertama yang berhasil terpilih, Abdul El-Sayed, tapi juga perempuan-perempuan minoritas yang menjadi representasi di pemerintah federal. Mereka berhasil dipercaya menjadi anggota kongres dan pemimpin negara bagian oleh masyarakat AS. Siapa saja?

Deb Haaland

Deb Haaland

Deb Haaland/ Foto: instagram.com/debhaalandnm

Deb Haaland memecahkan rekor sebagai perempuan Indian Amerika (Penduduk Asli Amerika) pertama yang memimpin negara bagian AS. Haaland mengalahkan kandidat dari Partai Republik, Gregg Hull, untuk terpilih sebagai gubernur New Mexico. Pada tahun 2021, melansir dari Refinery, Haaland merupakan penduduk asli Amerika pertama yang memimpin sebuah departemen dalam kabinet federal. Kini, ia kembali mencatatkan sejarah di tingkat negara bagian.

Peggy Flanagan

Peggy Flanagan

Peggy Flanagan/ Foto: instagram.com/peggyflanagan

Peggy Flanagan mengalahkan kandidat dari Partai Republik, Michele Tafoya, untuk duduk di senat AS. Kemenangannya itu menjadikannya sebagai perempuan penduduk asli Amerika pertama yang menjadi senator, sekaligus representasi masyarakat adat di pemerintahan federal. Sebelumnya, perempuan anggota kelompok White Earth Band dari suku Ojibwe itu merupakan wakil gubernur Minnesota, Beauties.

Keisha Lance Bottoms

Keisha Lance Bottoms

Keisha Lance Bottoms/ Foto: instagram.com/keishaforga

Keisha Lance Bottoms dari Demokrat sukses memenangkan pemilu sela di negara bagian Georgia, mengalahkan Rick Jackson. Bersama dengan kemenangannya itu, mantan wali kota Atlanta ini menjadi perempuan berkulit hitam pertama yang memimpin Georgia sekaligus perempuan kulit hitam pertama yang berhasil menjadi gubernur di AS, Beauties.

Gina Hinojosa

Gina Hinojosa

Gina Hinojosa/ Foto: instagram.com/ginafortexas

Politisi Partai Demokrat memenangkan pemilihan umum di Texas untuk pertama kalinya sejak 1990. Gina Hinojosa, perempuan keturunan Amerika Latin berhasil menjadi Gubernur Texas, mengalahkan Greg Abbott dari Partai Republik. Kariernya dimulai dari pengacara hak sipil dan anggota dewan negara, Beauties. Kini, Hinojosa mengukir sejarah sebagai representasi perempuan Latin.

Dr. Jasmine Clark

Dr. Jasmine Clark

Dr. Jasmine Clark/ Foto: instagram.com/jasmine4ga

Cerdas dan berprestasi, Dr. Jasmine Clark menjadi perempuan berkulit hitam dengan gelar PhD di bidang STEM pertama yang terpilih ke Kongres. Ia adalah seorang ahli mikrobiologi sekaligus mantan anggota dewan perwakilan negara bagian Georgia yang berhasil mengalahkan kandidat dari Partai Republik, Jonathan Chavez. Lama berkecimpung di berkecimpung di dunia sains, pendidikan, dan kebijakan publik, perempuan 43 tahun itu pun tidak hanya merepresentasikan ras kulit hitam, tapi juga perempuan di bidang STEM.

Melat Kiros

Melat Kiros

Melat Kiros/ Foto: instagram.com/melatkirosco

Melat Kiros merupakan perempuan gen Z pertama yang terpilih sebagai dewan kongres. Kiros berasal dari keluarga imigran Etiopia yang tumbuh besar di Colorado, Beauties. Di usianya yang masih 29 tahun, politisi Demokrat asal Colorado ini mengalahkan Diana DeGette untuk meraih kursi di kongres AS.

Aber Kawas

Perempuan-perempuan Minoritas yang Cetak Sejarah di Pemilu Sela AS 2026

Aber Kawas/ Foto: instagram.com/aberkawas

Aber Kawas adalah senator perempuan muslim keturunan Palestina pertama yang mewakili New York untuk Distrik 12, mencakup wilayah Astoria, Long Island Cirty, Sunnyside, Woodside, Ridgewood, Maspeth, Elmhurst, Glendale, dan Jakson Heights.

Melansir dari CNN Indonesia, politikus dari Partai Demokrat ini sebelumnya pengorganisir perjuangan hak-hak pekerja, komunitas imigran, dan hak-hak Palestina selama 15 tahun, Beauties. Saat kampanye, ia mengusung slogan Fund Dignity (sikapnya terhadap layanan kesehatan yang aksesibel untuk semua, transportasi umum yang cepat, serta perumahan), Fight Destruction (sikapnya terhadap krisis iklim, perlindungan imigran, dan penolakan perang).

AliAllisonson Montgomery

Alison Montgomery

Allison Montgomery/ Foto: ballotpedia.org

Allison Montgomery menjadi perempuan transgender anggota legislatif pertama. Politisi Demokrat yang juga merupakan software engineer itu berhasil mengalahkan Phillip Rigsby dari Partai Republik, untuk mengisi posisi perwakilan dari Alabama. Melansir dari situs them, sebagai software engineer, Montgomery mengusung platform yang memprioritaskan keterjangkauan serta divestasi dari kepentingan korporasi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.