Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis lebih dari 3,5 juta halaman dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein pada 30 Januari 2026 lalu, melansir justice.gov. Dokumen-dokumen tersebut menyadarkan publik bahwa kasus ini bukan human trafficking biasa, namun merupakan praktek sistematis yang sangat mengerikan.
Terkuaknya kasus ini ke publik tak lepas dari usaha keras Julie K. Brown, seorang jurnalis investigatif dari Miami Herald. Ketika kasus Epstein sempat ditutup pada tahun 2008, dengan hukuman yang sangat ringan untuk pelaku, Brown tidak mau bungkam begitu saja. Dia meneliti kembali berkas-berkas, mewawancarai puluhan korban yang lama diabaikan, serta membongkar apa yang selama ini tersembunyi.
Berkat kegigihan dan keberaniannya itu, cerita Jeffrey Epstein yang sebelumnya kabur kini kembali disorot, sehingga membuka realitas yang jauh lebih kelam dari yang banyak orang sangka. Tapi siapa sebenarnya Julie K. Brown? Berikut profilnya!
Dibesarkan dalam Kondisi Serba Sulit
|
Julie K. Brown/Foto: Instagram/@abdelilah_belbeka |
Julie Knipe Brown lahir pada 1961 di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat. Tumbuh dalam keluarga yang sederhana, dia dibesarkan orang ibu tunggal yang harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup.
Melansir Time, Brown mulai pindah rumah dan tinggal sendiri sejak usia 16 tahun. Demi membiayai hidup dan sekolahnya, dia rela melakono berbagai pekerjaan serabutan, mulai dari menjadi pelayan, kurir bunga, hingga pekerjaan di pabrik lampu. Ketekunan dan kerja keras itu tidak sia-sia. Dia diterima di Temple University dan menyelesaikan pendidikan jurnalistiknya dengan predikat magna cum laude pada 1987.