Istilah people pleaser kerap digunakan oleh masyarakat. Istilah tersebut diartikan sebagai kondisi seseorang yang lebih mendahulukan kepentingan orang lain, dibandingkan dirinya sendiri. Sikap mendahulukan kepentingan orang lain seperti ini memungkinkan terjadinya kerugian, salah satunya kepercayaan diri yang menurun dari seseorang yang menjadi people pleaser.
Kondisi tersebut jika dibiarkan, semakin membuat seseorang tidak nyaman. Untuk itu, diperlukan langkah untuk mengatasinya. Berikut ini adalah kiat-kiat untuk people pleaser berani berkata “tidak” dilansir melalui laman Inc. Check this out!
Jangan Bertele-tele
Mengatasi people pleaser dengan tidak bertele-tele/ foto: Freepik.com/ diana.gyrtsku |
Cara melakukan penolakan yang bisa diawali dengan berbicara jujur bahwa kamu sedang menolak tawaran seseorang. Jangan bertele-tele untuk memberikan alasan penolakan tersebut. Hal ini hanya memberikan celah bagi orang lain. Cukup menjawab dengan singkat, padat dan jelas. Berikan penjelasan singkat jika diperlukan.
Tegas dan Sopan
Mengatasi people pleaser dengan tegas dan sopan/ foto: Freepik.com/ wayhomestudio |
Salah satu alasan seseorang menolak tawaran dari orang lain adalah takut untuk mengecewakan orang tersebut. Namun, jika hal tersebut menjadi sesuatu keterpaksaan saja, sebaiknya cukup katakan tidak. Bukan berarti kamu bukan orang yang jahat dengan menolak tawaran tersebut, melainkan kamu dapat belajar untuk bersikap tegas. Kamu bisa menolak dengan cara sopan, agar orang tersebut merasa dihargai.
Tetapkan Batasan
Menjadi people pleaser dengan menetapkan batasan/ foto: Freepik.com/ senivpetro |
Menetapkan batasan dengan orang lain salah satu hal penting yang bisa dilakukan sebagai cara untuk berhenti menjadi people pleaser. Sikap ini bertujuan agar kamu dengan orang lain mengingat hal-hal tertentu, seperti usia, pekerjaan, peran, dan sebagainya.
Terkadang tidak semua orang bisa diperlakukan sama, maka seseorang perlu mengingat batasan dengan orang lain. Hal tersebut juga bisa melatih kepercayaan diri seseorang untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kehendaknya, tanpa mementingkan orang lain.
Utamakan Diri Sendiri
Mengatasi people pleaser dengan mengutamakan diri sendiri/ foto: Freepik.com/ stockking |
Utamakan kebutuhan kamu terlebih dahulu, sebelum mendahulukan kepentingan orang lain. Jika kamu lebih memprioritaskan kebutuhan orang lain dibandingkan diri sendiri, dapat membuat produktivitas menurun dan rasa kepercayaan diri berkurang. Sikap ini bertujuan untuk belajar menghargai diri sendiri.
Beauties, itulah keempat cara yang bisa dilakukan untuk berhenti menjadi people pleaser. Mulai dari sekarang, sebaiknya utamakan kepentingan diri sendiri terlebih dahulu, sebelum mementingkan orang lain.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!