Menjadi seorang atlet tentu menghadirkan kebanggaan dalam diri, terlebih saat seorang atlet mampu mengharumkan nama Indonesia dengan berbagai medali juaranya. Sayangnya, baru-baru ini, kabar pilu datang dari Kurnia Meiga, eks kiper tim sepakbola Arema FC.
Kurnia Meiga harus menjual semua medali yang pernah ia dapatkan sejak 2008 demi biaya pengobatan sakit yang dideritanya. Padahal, dulu Kurnia menjadi kebanggaan Indonesia atas kemampuannya dalam dunia sepakbola.
Ternyata tidak hanya Kurnia Meiga, masih banyak mantan atlet Indonesia yang bernasib miris setelah pensiun. Penasaran siapa saja? Berikut ini beberapa mantan atlet Indonesia yang dulu dielu-elukan dan berprestasi namun kini hidup susah.
Denny Thios
Ketika berbicara tentang nasib mantan atlet Indonesia, maka tidak heran jika nama Denny Thios selalu disebut lantaran prestasinya yang luar biasa di dunia olahraga cabang angkat besi.
Denny Thios adalah seorang atlet angkat besi yang pernah menjuarai kejuaraan tingkat dunia dan memecahkan tiga rekor dunia. Namun, keagungan namanya kian hilang setelah Denny pensiun. Mantan atlet angkat besi ini bahkan diketahui bekerja sebagai tukang las di Makassar hingga akhir hayatnya.
Denny Thios diketahui meninggal dunia pada Mei 2018 lalu.
Suharto
Dirangkum dari detikJatim, Suharto adalah atlet balap sepeda Indonesia yang cukup disegani di Asia Tenggara sejak tahun 1970 hingga 1980 lantaran prestasinya yang luar biasa. Mantan atlet balap sepeda ini berhasil mendapatkan medali emas Sea Games 1979 dan dua medali perak pada Sea Games 1977.
Pada tahun 1981, Suharto memutuskan untuk pensiun menjadi atlet karena permasalahan ekonomi. Ia kemudian menjalani profesi sebagai tukang becak untuk menyambung hidupnya di Gresik, Jawa Timur.