China menghadapi tren lulusan baru (fresh graduate) yang memilih untuk kembali ke rumah saja dibanding mencari kerja pada 2023, dilansir dari The Stepstone Group.
Tren ini diistilahkan dengan frasa "full-time children", di mana para fresh graduate di Cina membantu pekerjaan rumah dan mendapatkan uang jajan dari orang tua sebagai kompensasinya.
Hal ini didukung dengan data dari National Bureau of Statistics yang menunjukkan tingkat pengangguran di rentang usia 16-24 tahun pada Januari 2023 mencapai angka 21,3 persen. Angka ini bahkan melebihi tingkat pengangguran secara keseluruhan, yaitu sebesar 5,3 persen.
Lantas, apa alasan dibalik tren full-time children ini? Simak lebih lanjut, yuk!
(naq/naq)