Memoar Broken Strings karya artis Aurelie Moeremans menjadi perbincangan hangat baru-baru ini. Memoar ini berisikan pengalaman pribadi kehidupan Aurelie. Ia bercerita bahwa ia pernah menjadi korban bullying, grooming, eksploitasi, hingga berbagai bentuk kekerasan dalam hubungan yang tidak sehat.
"Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri. Ditulis tanpa romantisasi, dari sudut pandang korban," tulis Aurelie di Instagramnya, Sabtu (3/1).
Istilah memoar kini juga ikut menjadi perbincangan, Beauties. Tak sedikit yang bertanya-tanya apa itu memoar dan apa perbedaannya dengan novel. Dirangkum dari berbagai sumber, yuk, simak penjelasannya!