Wilayahnya Dipenuhi Asap, Ini Sederet Respon Negara Tetangga tentang Kebakaran Hutan Kalimantan

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Kamis, 15 Oct 2026 12:30 WIB
Desakan dari Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim/ Foto: Instagram/anwaribrahim_my

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di banyak wilayah di Indonesia selama berbulan-bulan masih terus diatasi. Kebakaran ini telah memakan banyak korban karena udara bersih yang menjadi kebutuhan utama semua mahkluk hidup telah menghilang, Beauties. Mulai dari anak-anak yang mengidap infeksi saluran pernapasan akut, kelompok rentan yang meninggal dunia, hingga keanekaragaman hayati seperti satwa dan tumbuhan endemik yang hangus terbakar.

Kebakaran hutan ini pun menjadi sorotan negara-negara tetangga Indonesia yang ikut terdampak asapnya. Asap tebal masih memenuhi udara di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, hingga Filipina. Pemerintah setempat terpaksa membatasi kegiatan sehari-hari warganya untuk menghindari dampak kesehatan dari pencemaran udara. Mereka juga ikut angkat bicara terkait kebakaran hutan dan lahan Indonesia, Beauties, termasuk kesediaan mereka untuk membantu penanganan karhutla. Ini beberapa hal yang disampaikan.

Desakan dari Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim/ Foto: Instagram/anwaribrahim_my

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mendesak Indonesia untuk memadamkan api kebakaran hutan karena asapnya terbawa hingga Negeri Jiran. Pada 8 Oktober lalu, Anwar menyampaikan melalui akun X resminya bahwa ia mengkhawatirkan kabut asap yang semakin buruk dan berdampak pada kesehatan rakyat.

Ia menyampaikan telah menghubungi Presiden Prabowo untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. “Dan komitmen ini harus diikuti dengan tindakan segera dan efektif dari Indonesia untuk mengatasi penyebab kabut asap, dengan Malaysia siap memberikan kerja sama,” tulisnya.

Politikus Malaysia Andrew Chen Kah Eng: “Kesehatan dan nyawa rakyat tidak boleh diperlakukan sebagai bahan lelucon”

Respon Andrew Chen Kah Eng tentang karhutla di Indonesia

Respon Andrew Chen Kah Eng tentang karhutla di Indonesia/ Foto: facebook.com/Andrew Chen Kah Eng 曾笳恩

Selain Perdana Menteri Anwar Ibrahim, polikus Malaysia Andrew Chen Kah Eng, ketua Partai Pakatan Harapan Johor, turut menanggapi kebakaran hutan di Kalimantan. Ia juga menyoroti perkataan seorang pejabat Indonesia yang mengucapkan bahwa karhutla terjadi karena faktor alam, dan oksigen juga dikirimkan ke negara tetangga ketika tidak terjadi kebakaran.

Bagi Andrew, pernyataan tersebut terkesan tidak bertanggung jawab dan meremehkan masalah. Melalui akun facebooknya, ia menegaskan kembali bahwa menghirup udara bersih adalah hak asasi manusia (HAM) yang tidak boleh dikompromi.

“Juru bicara Indonesia harus berhenti bersikap tidak menyesal kepada semua negara ASEAN yang terkena dampak dan negara-negaranya sendiri karena membiarkan polusi asap yang disebabkan oleh manusia dan meracuni negara-negara tetangganya dengan partikel beracun PM2.5. Pemerintah Indonesia harus bertanggung jawab.” lanjutnya. “Kami, rakyat Malaysia, sedang menderita, namun Anda malah mengolok-olok kesehatan kami. Ini tidak dapat diterima. Kesehatan dan nyawa rakyat tidak boleh diperlakukan sebagai bahan lelucon.”

Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura Buka Opsi Menuntut Perusahaan

Balapan Formula 1 (F1) digelar di Singapura akhir pekan ini. Kabut asap melanda negara tersebut jelang race. Angka Pollutant Standards Index (PSI) di berbagai wilayah Singapura mencapai angka 192 alias 'tidak sehat' pada Jumat (9/10/2026).

Kabut asap di Singapura/ Foto: detikcom/Bayu Baskoro

Singapura memberikan pernyataan bahwa mereka siap untuk membantu menangani kebakaran hutan di Indonesia sesuai dengan kapabilitasnya. Bicara kepada Channel News Asia (14/10/2026), Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura Grace Fu menyampaikan, “Kami berharap pihak berwenang Indonesia mampu mengendalikan kebakaran. Ini adalah tahun yang sangat sulit karena El Nino. Cuaca sangat kering dan kami tahu masalahnya sangat kompleks. Kami mendoakan yang terbaik untuk mereka dan kami siap membantu mereka sebisa mungkin.” Ia juga menyampaikan bahwa mereka menantikan diskusi di tingkat ASEAN bersama dengan mitra-mitra ASEAN.

Selain itu, Grace menjelaskan bahwa mereka membuka opsi untuk menuntut perusahaan-perusahaan lokal yang terkait dengan kebakaran hutan di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Polusi Kabut Asap Lintas Batas (Transboundary Haze Pollution Act). Data-data saat ini masih dalam proses pengumpulan. “We have to look at the data that we are collecting now, and the options are there for us to pursue,” ucapnya.

[Gambas:Instagram]


Kebakaran Hutan Indonesia Akan Masuk Pembahasan di KTT ASEAN

Kebakaran hutan dan lahan yang berimbas pada negara-negara tetangga mendapat perhatian secara luas. Kasus ini pun direncanakan akan dibahas pada KTT ASEAN ke-49 di Manila, Filipina, pada bulan November mendatang.

Melansir dari DetikNews, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Filipina, Dominic Xavier Imperial, telah mengonfirmasi bahwa hal itu akan masuk dalam agenda pertemuan persiapan para menteri luar negeri. "Persoalan ini masuk dalam agenda," katanya pada Selasa (13/10).

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE