3 Alasan Angka Diabetes di Jepang Rendah Meski Banyak Makan Nasi

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Rabu, 21 Oct 2026 10:30 WIB
2. Menerapkan Pola Makan Seimbang Sejak Kecil
Perempuan sejak makan/Foto: Magnific.com/Magnific

Angka penderita diabetes di Jepang pada tahun 2024 setengah dari Indonesia, yaitu 10,1 juta jiwa, menurut laporan International Diabetes Federation (IDF) Diabetes Atlas 2025.

Uniknya, orang Indonesia dan Jepang sama-sama makan nasi putih. Bahkan, menjadikannya sebagai makanan pokok harian. Namun, di sisi lain, nasi putih sering dituding sebagai pemicu diabetes.

Kok bisa, angka penderita diabetes di Jepang lebih rendah dari RI padahal makanan pokoknya sama? Berikut tiga alasan mendasar penderita diabetes di Jepang relatif rendah meskipun diklaim banyak makan nasi.

1. Aktif Bergerak

Aktivitas warga Jepang/Foto: Magnific.com/Magnific

Dokter terkemuka China, Wu Qiying, yang dikenal Blue Pigeon, menyoroti tentang kebiasaan warga Jepang yang aktif bergerak dan rajin berjalan kaki. Menurutnya, aktivitas harian ini sangat efektif dalam membantu menstabilkan gula darah dan menjaga fungsi otot tetap efisien.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh YouTuber Jepang Yoko Ishii. Dalam wawancaranya bersama Fox News, ia menyebut, sejak kecil orang Jepang telah membentuk gaya hidup yang banyak melibatkan aktivitas fisik.

Anak-anak di Jepang terbiasanya berjalan kaki ke sekolah, bahkan saat duduk di bangku SMA. Namun, jika jarak ke sekolah terlalu jauh, mereka akan menggunakan kereta atau bersepeda.

2. Menerapkan Pola Makan Seimbang Sejak Kecil

Perempuan sejak makan/Foto: Magnific.com/Magnific

Kesadaran orang Jepang terhadap pola makan sehat sudah tertanam sejak kecil, bahkan di usia sekolah dasar. Mereka diajarkan untuk mengonsumsi makanan utuh yang minim proses, serta rendah lemak dan gula.

Nasi yang mereka santap, selalu dihidangkan bersama makanan bergizi seperti ikan dan seafood, produk kedelai, buah dan sayuran, serta teh hijau. Untuk jenis sayurannya selalu bervariasi mengikuti perubahan musim.

3. Tontonan TV yang Edukatif Seputar Keshatan

Orang nonton TV/Foto: Magnific.com/Magnific

Pemerintah Jepang secara masif memanfaatkan berbagai platform, termasuk televisi untuk membentuk pola hidup warganya yang lebih sehat. Terdapat program TV yang khusus membahas tentang kesehatan seperti kuis pengetahuan kesehatan dan nutrisi makanan.

Itu dia tiga alasan mendasar di balik angka diabetes yang rendah di Jepang dibandingkan Indonesia. Padahal sama-sama suka mengonsumsi nasi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE