Meskipun sering dianggap tangguh, otak sebenarnya ikut menua dan membutuhkan dukungan nutrisi anti penuaan otak khusus agar performanya tetap stabil dan responsif. Apalagi, otak adalah hal yang krusial di era yang menuntut kita berpikir cepat ini.
Inilah alasan pentingnya memahami 3 nutrisi untuk otak apa saja yang terbukti membantu mempertahankan fungsi kognitif dan menjaga ketajaman mental dalam jangka panjang. Jika kamu ingin otakmu bekerja lebih optimal setiap hari, konsumsi asupan untuk daya ingat berikut ini, dilansir dari Times of India.
Kolin
Kolin merupakan nutrisi untuk otak yang esensial/Foto: Freepik/benzoix |
Kolin adalah nutrisi penting yang ternyata sudah lama kita konsumsi tanpa disadari. Zat ini berperan besar dalam menjaga fungsi otak dan sistem saraf, terutama dalam pengontrolan memori, suasana hati, serta kontrol otot.
Kolin membantu tubuh membentuk asetikolin, neurotransmitter yang berhubungan langsung dengan kemampuan belajar dan mengingat. Nutrisi ini sendiri dapat ditemukan dalam berbagai makanan seperti kuning telur, salmon, dan kembang kol.
Rendahnya kadar kolin dikaitkan dengan penurunan fungsi kognitif dari waktu ke waktu, dan kondisi ini makin menegaskan betapa pentingnya peran kolin dalam tubuh. Tidak hanya berpengaruh pada kemampuan berpikir, kolin juga mendukung aktivitas otak secara keseluruhan, membantu menjaga keseimbangan hormon, dan berkontribusi pada fungsi sistem kekebalan yang optimal. Studi dari National Institute of Health juga menegaskan bahwa kolin merupakan salah satu nutrisi utama yang memengaruhi proses penting dalam otak, termasuk pembentukan sel saraf baru, diferensiasi neuron, dan proses mielinisasi.