Beauties, mungkin ketika kamu sedang duduk sendiri, ada berbagai pikiran yang muncul atau melintas begitu saja. Kadang kamu teringat tentang masa lalu, ada saat mendengar lagu pengantar tidur kamu tiba-tiba terbayang tentang ketakutanmu pada diri sendiri dan masa depan. Atau ada trigger yang mengingatkanmu pada pengalaman traumatik dan tidak menyenangkan di masa lalu. Ketika pola pikir negatif muncul terus menerus kamu patut waspada.
Dikutip dari buku berjudul Depression: Cause and Effect, yang berbicara tentang cognitive triad, karya Psikolog Aaron Beck, berikut tiga pola pikir berbahaya yang sering disepelekan dan berpotensi jadi depresi, Beauties!
1. Ketakutan Tentang Masa Depan
Masa depan belum terjadi, bahkan belum kamu rasakan. Namun, sering kali kamu terjebak membayangkan berbagai kemungkinan terburuk yang akan muncul. Padahal hal itu belum tentu benar-benar terjadi.
Misalnya dalam hubungan. Ketika kondisi kamu dengan pasanganmu sedang tidak baik-baik saja, tapi kamu punya keinginan untuk memperbaikinya, lalu terlintas sebuah ketakutan besar, "Gimana ya kalau ke depannya hubunganku dengan pasangan akan gagal terus menerus?"
Contoh lain, seperti tentang pekerjaan. Kamu selalu pesimis akan gagal mendapatkan pekerjaan baru yang jauh lebih baik. Akibatnya kamu terjebak pada rasa kecewa, putus asa yang terus-menerus. Akhirnya, kamu jadi tidak berani mencoba untuk memperbaiki hubungan yang masih dapat diperbaiki atau jadi takut berlebihan untuk memulai sebuah peluang karena sudah dilanda rasa putus asa dan cemas berlebihan.